jusuf kalla/ist
jusuf kalla/ist
RMOL. Partai Golkar dinilai merupakan partai yang getol menyuarakan pentingnya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk merombak Kabinet Indonesia Bersatu II saat ini. Kengototan partai itu bukan tanpa sebab. Golkar dinilai berharap kursi tambahan pada perombakan kabinet ini.
"Golkar itu semakin nakal, semakin tak terkontrol, semakin genit, semakin mendapatkan reward dari Pak SBY. (Karena) secara matematis kekuatan politik, dia (Golkar) kuat. Makanya, dibutuhkan Partai Demokrat dan Pak SBY," kata pengamat politik Hanta Yuda kepada Rakyat Merdeka Online kemarin.
Meneruskan keterangannya, dalam setiap perombakan kabinet, berdasarkan pengalaman sebelumnya, Partai Golkar selalu mendapatkan tambahan kursi menteri. Ditengarai, inilah sebab, Golkar vokal bersuara pentingnya reshuffle kabinet. Peneliti The Indonesian Institute ini membuktikan, Golkar yang pada KIB I hanya mendapat dua kursi menteri, pada reshuffle 5 Desember 2009, mendapat tambahan satu kursi yaitu, Kementeri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, yang dipercayakan kepada Paskah Suzetta.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Jumat, 17 April 2026 | 17:46
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Kamis, 16 April 2026 | 00:32
Senin, 20 April 2026 | 12:50
UPDATE
Senin, 27 April 2026 | 03:42
Senin, 27 April 2026 | 03:21
Senin, 27 April 2026 | 02:58
Senin, 27 April 2026 | 02:35
Senin, 27 April 2026 | 02:12
Senin, 27 April 2026 | 01:51
Senin, 27 April 2026 | 01:30
Senin, 27 April 2026 | 01:12
Senin, 27 April 2026 | 00:45
Senin, 27 April 2026 | 00:42