Berita

Syahrini

Blitz

Syahrini, Rok Mini & Pesan Buat SBY

JUMAT, 23 SEPTEMBER 2011 | 04:10 WIB

RMOL. Syahrini tidak setuju jika rok mini dituduh jadi penyebab kasus pemerkosaan tersebut. Ia berjanji tetap memakai rok mini.

Setiap tindakan Syah­­rini kini sselalu men­jadi pusat perhatian orang banyak. Namun, bekas teman duet Anang ini menolak jika setiap aksinya sengaja diciptakan untuk sensasi belaka.

“Ada sensasi karena ada prestasi dan karya. Adanya pemberitaan ini karena ada karya aku yang dilihat oleh masyarakat dan dicintai oleh ma­syarakat,” jelas Syahrini.

Pelantun Aku Tak Biasa ini hanya bisa bersyukur jika setiap  yang dia lakukan menjadi trend setter di ma­syarakat. Ucapan Syahrini, ‘Alham­dulillah’, ‘Sesuatu’ dan gaya pakai­annya memang ditiru banyak orang.

“Ya,’Alhamdulillah yah, kalau ada mengapresiasikan secara baik,” tu­kasnya.

Syahrini juga menanggapi kasus pemerkosaan yang terjadi pada pe­rempuan di angkutan umum. Ia me­ngaku prihatin dan setuju dengan anjuran pemerintah.

“Aku sudah baca di semua media. Aku prihatin sekali, ya aku setuju sama pemerintah kalau semua angkot nggak boleh kaca gelap, karena di luar (negeri) juga nggak boleh gelap sedikit,” tuturnya.

Ia pun tidak setuju jika rok mini yang dituduh jadi penyebab kasus-kasus tersebut. Kerap tampil seksi dengan rok mini, Syahrini bilang kejahatan terjadi karena niat masing-masing orang.

“Aku nggak setuju (pake rok mini penyebab pemerksoaan-red), karena kembali lagi ke orangnya masing-masing. Kalau ada niat jahat juga pasti ada aja (pemerkosaan-red), aku sangat prihatin lah semoga nggak terjadi lagi,” harapnya.

Tak sungkan, Syahrini pun ber­pesan kepada Presiden Susilo Bam­bang Yudhoyono untuk membuat negara ini menjadi lebih baik. Ia pun berharap agar kejadian serupa tak terulang lagi.

“Aku mau kasih ke pesan Pak SBY yang terhormat, tolonglah buat negara ini jadi negara yang sesuatu. Tolong diperhatikan, semoga tidak terjadi lagi pelecehan bagi pemakai rok mini. Apalagi sebagian besar mereka sedang bekerja,” pungkasnya.   [rm]


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya