tantowi yahya/ist
tantowi yahya/ist
RMOL. Mesin politik Partai Golkar di DKI Jakarta dinilai sangat lemah. Hal ini terbukti dengan tokoh sekaliber Agung Laksono yang merupakan Ketua DPR periode 2004-2009, tidak lolos ke Senayan pada pemilihan umum 2009 lalu. Sedangkan di tingkat provinsi, Partai Golkar juga hanya berhasil merebut 7 kursi.
Makanya, Partai Golkar perlu calon yang populer dan memiliki ketokohan secara nasional untuk diusung pada pemilihan gubernur DKI Jakarta. Apalagi, momentum Pilgub DKI Jakarta bisa dijadikan Golkar sebagai sarana untuk merebut kembali Jakarta.
"Jangan sampai calon yang diusung merupakan tokoh lokal, yang kredibilitas dan kapabilitasnya belum teruji, serta popularitasnya sangat rendah," kata analis politik Abdul Gafur Sangaji lewat siaran pers yang diterima petang ini.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Jumat, 17 April 2026 | 17:46
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Kamis, 16 April 2026 | 00:32
Senin, 20 April 2026 | 12:50
UPDATE
Senin, 27 April 2026 | 03:42
Senin, 27 April 2026 | 03:21
Senin, 27 April 2026 | 02:58
Senin, 27 April 2026 | 02:35
Senin, 27 April 2026 | 02:12
Senin, 27 April 2026 | 01:51
Senin, 27 April 2026 | 01:30
Senin, 27 April 2026 | 01:12
Senin, 27 April 2026 | 00:45
Senin, 27 April 2026 | 00:42