Berita

tantowi yahya/ist

PILKADA DKI

Usung Tantowi Yahya, Cara Golkar Kembalikan Kejayaan di Jakarta

KAMIS, 22 SEPTEMBER 2011 | 16:20 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Mesin politik Partai Golkar di DKI Jakarta dinilai sangat lemah. Hal ini terbukti dengan tokoh sekaliber Agung Laksono yang merupakan Ketua DPR periode 2004-2009, tidak lolos ke Senayan pada pemilihan umum 2009 lalu. Sedangkan di tingkat provinsi, Partai Golkar juga hanya berhasil merebut 7 kursi.

Makanya, Partai Golkar perlu calon yang populer dan memiliki ketokohan secara nasional untuk diusung pada pemilihan gubernur DKI Jakarta. Apalagi, momentum Pilgub DKI Jakarta bisa dijadikan Golkar sebagai sarana untuk merebut kembali Jakarta.

"Jangan sampai calon yang diusung merupakan tokoh lokal, yang kredibilitas dan kapabilitasnya belum teruji, serta popularitasnya sangat rendah," kata analis politik Abdul Gafur Sangaji lewat siaran pers yang diterima petang ini.


Dosen Universitas Indonesia ini memandang dari tiga bakal calon Golkar saat ini, Wakil Sekjen Partai Golkar yang juga anggota Komisi I DPR Tantowi Yahya yang memenuhi dua kriteria (populer dan ketokohan) di atas. Sangaji mengatakan hal tersebut merujuk survei Median Survei Nasional yang dirilis Agustus lalu. Hasil survei mendedahkan, bahwa tingkat kesukaan publik terhadap Tantowi mencapai 75 persen jauh meninggalkan incumbent Fauzi Bowo yang perolehannya sebesar 50 persen.

"Ada baiknya hasil survei tersebut menjadi catatan bagi pengurus DPP Partai Golkar dalam menentukan kandidat yang akan dipilih," ungkapnya.

Namun, mengingat Jakarta memiliki segudang permasalahan yang kompleks, Gafur mengingatkan Tantowi untuk membuat terobosan program-program pembangunan yang langsung bermanfaat bagi rakyat. Seperti bagaimana mengatasi kemacetan, banjir, pelayanan publik, program-program lainnya.

"Saya yakin, kalau mampu menawarkan hal tersebut dalam setiap kampanyenya, Tantowi pasti akan menjadi calon Gubernur DKI Jakarta pilihan rakyat," demikian Sangaji.

Selain Tantowi Yahya, dua bakal calon lainnya adalah Ketua Golkar DPD DKI Jakarta, Prya Ramadhani dan Wakil Bendahara Golkar Aziz Syamsuddin. Golkar sendiri akan menggelar survei sebelum menentukan siapa yang akan diusung. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya