presiden sby/ist
presiden sby/ist
RMOL. Wacana reshuffle yang terus berulang-ulang dalam dua tahun belakangan ini membuat banyak pihak menduga-duga motif di balik isu tersebut. Ada yang menduga, wacana reshuffle untuk pengalihan isu, peningkatkan posisi tawar, hingga kecurigaan Anis Matta, Sekjen PKS, bahwa reshuffle hanya untuk kepentingan pengumpulan logistik 2014.
"Banyak terkaan-terkaan publik yang disebabkan Pak SBY itu selalu melempar kan wacana. Padahal dalam sistem presidensial, reshuffle itu sangat mudah sekali bagi Presiden. Kapan pun dia mau lakukan. Hari ini dia panggil menteri, (lalu SBY bilang) kamu saya ganti juga boleh," kata pengamat politik Hanta Yuda AR kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini.
Karena itu, agar tidak semakin banyak praduga yang berkembang di masyarakat, dia menyarankan, kalau memang Presiden mau me-reshuffle kabinet, segera memberikan kepastian. Sebaiknya, SBY langsung mengatakan kepada publik bahwa reshuffle akan diumumkan minggu depan atau langsung merombak kabinet hari itu juga. "Jadi tidak gembor-gembar," tegas penulis buku Presidensialisme Setengah Hati: dari Dilema ke Kompromi ini.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Jumat, 17 April 2026 | 17:46
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Kamis, 16 April 2026 | 00:32
Senin, 20 April 2026 | 12:50
UPDATE
Senin, 27 April 2026 | 03:42
Senin, 27 April 2026 | 03:21
Senin, 27 April 2026 | 02:58
Senin, 27 April 2026 | 02:35
Senin, 27 April 2026 | 02:12
Senin, 27 April 2026 | 01:51
Senin, 27 April 2026 | 01:30
Senin, 27 April 2026 | 01:12
Senin, 27 April 2026 | 00:45
Senin, 27 April 2026 | 00:42