Berita

menteri syarif/ist

Maladewa Minta Dilatih Kemenkop dan UKM

RABU, 21 SEPTEMBER 2011 | 16:11 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Indonesia melalui Kementerian Koperasi dan UKM akan membantu pengembangan berbagai sektor usaha kecil menengah Maladewa. Negeri berpenduduk 390.000 jiwa tersebut berharap Indonesia menurunkan ilmunya terutama untuk sektor UKM.

Demikian disampaikan Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan, dalam percakapan dengan Rakyat Merdeka online, belum lama ini.

"Mereka ingin belajar dari kita, itu harus dihargai. Apalagi diinformasikan banyak orang Indonesia bekerja di sana," katanya.


Indonesia harus bangga menerima fakta tersebut, karena dunia luar justru melihat situasi perkembangan di tanah air sangat luar biasa, sehingga ingin menimba pengalaman dam pengetahuan di sektor riil.

Permohonan itu, kata Syarief, harus direspon karena potensi negara kepulauan tersebut cukup bagus menjadi mitra Indonesia ke depan. Apalagi pertumbuhan ekonominya cukup bagus, yakni sekitar 8 persen.

Selain itu, rata-rata gaji tenaga kerja di negeri itu antara Rp4 juta sampai Rp7 juta per bulan. "Jadi, keinginan mereka untuk bermitra dalam konteks membina dan melatih di sektor UKM, merupakan peluang bagi Indonesia."

Hal lain yang dinilai positif Menkop dan UKM adalah, keinginan mereka belajar tentang industri kerajinan dan kayu. "Jika pelatihan disinergikan dengan UKM ahli kita, secara tidak langsung membantu pelaku-pelaku UKM nasional." [dem]

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

UPDATE

Restorative Justice Jadi Komedi saat Diucapkan Jokowi

Selasa, 27 Januari 2026 | 04:08

Pembentukan Dewan Perdamaian Trump Harus Dikritisi Dunia Islam

Selasa, 27 Januari 2026 | 04:00

Eggi Sudjana Pengecut, Mau Cari Aman Sendiri

Selasa, 27 Januari 2026 | 03:15

Beasiswa BSI Maslahat Sentuh Siswa Dhuafa

Selasa, 27 Januari 2026 | 03:12

Purbaya Bakal Sidak Perusahaan Baja China Pengemplang Pajak

Selasa, 27 Januari 2026 | 03:03

Kirim Surat ke Prabowo, Prodem Minta Polri Tetap di Bawah Presiden

Selasa, 27 Januari 2026 | 02:32

Pengangkatan 32 Ribu Pegawai SPPG Jadi PPPK Jomplang dengan Nasib Guru Madrasah

Selasa, 27 Januari 2026 | 02:17

Dukung Prabowo, Gema Bangsa Bukan Cari Jabatan

Selasa, 27 Januari 2026 | 02:01

Lingkaran Setan Izin Muadalah

Selasa, 27 Januari 2026 | 01:38

Polri di Bawah Presiden Amanat Reformasi dan Konstitusi

Selasa, 27 Januari 2026 | 01:13

Selengkapnya