Berita

presiden sby/ist

RESHUFFLE KIB II

Demokrat Dukung 100 Persen Penuh Apa pun Keputusan Presiden

RABU, 21 SEPTEMBER 2011 | 10:59 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Kader Partai Demokrat dipastikan mendukung 100 persen penuh apa pun keputusan yang akan diambil Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam hal perombakan Kabinet Indonesia Bersatu II.

Kepastian itu disampaikan Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Ramadhan Pohan saat berbincang dengan Rakyat Merdeka Online pagi tadi.

"Tidak ada satu kader pun dari Partai Demokrat yang akan berbeda pandangan apalagi bertentangan dengan keputusan Pak SBY soal reshuffle, termasuk terhadap siapa-siapa yang akan di-reshuffle dan siapa yang akan menggantikan. Kader Demokrat akan mendukung penuh apa pun yang akan diambil oleh Pak SBY," katanya.


Tapi pertanyaannya apakah Partai Demokrat pernah berkomunikasi dengan Presiden untuk memberikan masukan atau sebaliknya apakah pernah Presiden meminta masukan.  Ditanyakan hal tersebut, Ramadhan menegaskan, Presiden telah mendapatkan masukan dan pertimbangan dari semua pihak dengan berbagai medium, seperti media massa, SMS,  twitter, facebook, setelah sebelumnya disaring oleh staf presiden.

"Kedua, di dalam pertimbangan dan pengambilan keputusan mengenai reshuffle ini, Partai Demokrat tidak cawe-cawe. Kami tidak aktif untuk mendorong-dorong atau melarang-larang atau menanan-nahan untuk keputusan Pak SBY soal reshuffle. Beliau lakukan atau tidak jadi lakukan adalah sepenuhnya wewenang dan mutlak di tangan Pak SBY," demikian Ramadhan. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya