Berita

syahganda nainggolan/ist

Tak Cukup Reshuffle, SBY Harus Bongkar Semua KIB II

SELASA, 20 SEPTEMBER 2011 | 08:42 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dinilai tidak cukup hanya merombak ulang Kabinet Indonesia Bersatu II bila merujuk hasil survei Lingkaran Survei Indonesia. Hasil survei yang dirilis Minggu kemarin menunjukkan bahwa citra pemerintahan SBY-Boediono terjun bebas menjadi 37,7 persen.

"Maka sebenarnya dia (SBY) itu bukan lagi reshuffle. Tapi dia harus melakukan over houl namanya. Over houl itu seperti pesawat terbang, kalau sudah ketuaan, sudah mulai rusak semua, semua diganti. Over houl itu lebih dari setengah (yang akan diganti). Susun ulang jadinya," kata pengamat politik Syahganda Nainggolan kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini.

Syahganda mengatakan hal tersebut, karena SBY selama ini percaya dengan hasil survei dan selalu memanfaatkan survei untuk memotret pandangan masyarakat.


Setelah merombak semua KIB II, Syahganda melanjutkan, Presiden SBY berbicara dengan pemangku kekuasaan yang terkait, meski memang tetap mengedapankan asas dan sistem presidensial. Meski tetap mengakomodasi partai koalisi, tapi SBY di sisa masa pemerintahannya ini harus membangun zaken kabinet.

"Kalau dari partai (PKS) misalnya, ngirim Tifatul Sembiring. Ya jangan lah. Carilah orang yang kelasnya itu betul-betul, selain punya kapasitas, leadirship, profesional, orang yang mengerti, perkembangan teknologi telekominikasi, IT dan segala macam," beber Syahganda.

Ribut-ribut soal Research In Motion, provider BlackBerry, yang membangun pabrik di Malaysia, bukan di Indonesia, padahal jelas, Indonesia merupakan pengguna BB terbesar di Indonesia, dinilai bukti bahwa Tifatul tidak pas pada pos Menteri Komunikasi dan Informatika.

"Kenapa tidak di Indonesia, karena menterinya itu tidak bisa melobi. Karena tidak mengerti konten, (Tifatul) tidak bisa berdebat dengan RIM itu," tegasnya.

Pernyataannya di atas bukan berarti tidak menerima orang partai menjadi menteri. Tapi diharapkan, kata Syahganda, partai mengirim kader yang ahli dan mengerti akan pos kementerian yang akan diemban. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya