Berita

endriartono sutarto/ist

Eks KPK Terlibat Pembentukan Tim Endriartono Cs?

SENIN, 19 SEPTEMBER 2011 | 09:37 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi disarankan tidak diperbolehkan menjabat di perusahaan, baik itu Badan Usaha Milik Negara ataupun perusahaan swasta.

Hal ini untuk mencegah agar tidak terjadi konflik kepentingan bila sang eks pimpinan KPK terlibat dalam kasus hukum.

"Makanya, saya menganjurkan mantan pimpinan KPK tidak merangkap jadi komisaris perusahaan, baik BUMN maupun perusahaan lainnya. Mereka pasti ada konflik kepentingan itu nanti," ujar anggota Komisi III DPR Ahmad Yani kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini.


Yani mengatakan hal tersebut menanggapi Pembentukan Tim Analisis dan Advokasi pimpinan Endriartono Sutarto, yang bertugas menganalisis informasi yang berpotensi merusak nama baik KPK sekaligus membuat kontra-opini dan informasi.

Karena Yani mencium, ada mantan pimpinan KPK yang sok bersih, tapi terlibat membuat sebuah perusahaan pertambangan bangkrut. Meski dia tidak menyebut siapa orang yang dimaksud.

"Saya lihat ada orang-orang tertentu yang ingin memanfaatkan KPK di bawah kekuasaan dia terus. Sehingga dia bisa memanfaatkan info-info ini untuk kepentingan kelompok mereka," ungkapnya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya