Berita

ilustrasi, Honda team

Olahraga

Honda Kerahkan Delapan Rider

Jelang GP Jepang
SENIN, 19 SEPTEMBER 2011 | 00:48 WIB

RMOL.Pihak Honda Racing Corpora­tion menyatakan bakal menurun­kan dua rider tambahan (wild card) pada balapan MotoGP di Sirkuit Motegi 2 Oktober men­da­tang. Dengan demikian, bala­pan pada kali ini jumlah pebalap Honda bakal membengkak men­jadi delapan orang.

Jumlah ini tentunya merupa­kan sejarah tersendiri bagi Hon­da selama kiprahnya di kelas Mo­­toGP 4-tak. Dengan tiga tim­nya yakni Repsol Honda Team, San Carlo Gresini Team dan Honda LCR Team.

Sinichi Ito dan Kousuke Aki­yoshi akan melengkapi deretan pasukan balap Honda. Ito sendiri akan dimasukkan di San Carlo Gres­sini bersama Marco Simon­celli dan Hiroshi Aoyama. Se­dang­kan Akiyoshi akan mengas­pal bersama Toni Elias di tim Ho­n­da LCR.

Sedangkan tim Repsol Honda tetap diisi oleh Casey Stoner, Da­ni Pedrosa dan Andrea Dovizio­so. Tentunya persaingan di Mo­toGP Jepang ini akan menjadi semakin seru, meski hingga saat ini kehadiran Stoner di Motegi belum bisa dipastikan.

Stoner menjadi salah satu pe­balap yang menolak tampil di Mo­toGP Jepang karena khawatir ter­kena radiasi pasca ledakan re­aktor nuklir akibat gempa dan tsu­nami di Jepang Maret lalu.

MotoGP Jepang sedianya di­gelar 24 April lalu namun akibat bencana, balapan diundur  men­jadi 2 Oktober. Namun karena kha­watir terkena radiasi dari re­aktor nuklir Fukushima, bebe­ra­pa pembalap menyatakan me­no­lak berpartisipasi. Salah satu­nya adalah Stoner. “Sudah saya te­tapkan dalam pikiran saya kalau sa­ya tak akan pergi ke Jepang se­telah apa yang saya lihat dan sa­ya dengar,” ujar stoner.

“Saya sudah memutuskan dan tak mungkin saya membahaya­kan istri atau keluarga saya dan itu sesuatu yang sulit,” lanjut.

Meski begitu, Stoner ternyata sama sekali tak menutup peluang membalap di Motegi. Setelah da­pat kabar positif terkait kondisi di Jepang, dia membuka peluang mem­balap di kandang pabrikan­nya itu.

“Pekan-pekan ini saya menda­pat banyak masukan dari Austra­lia dan orang-orang yang saya pi­kir bisa saya percaya terkait hal ter­sebut dan kini saya lebih ter­bu­ka terhadap situasi tersebut dibanding sebelumnya,” tambahnya. [rm]



Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Timur Tengah Memanas, PKB Ingatkan Ancaman Lonjakan Harga Pupuk

Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:53

Likuiditas Februari Tumbuh 8,7 Persen, Ditopang Belanja Pemerintah dan Kredit

Sabtu, 28 Maret 2026 | 13:38

Trump Bikin Gaduh Lagi, Hormuz Disebut “Selat Trump"

Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:53

Krisis BBM Sri Lanka Mulai Mengancam Sektor Pangan

Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:17

Arus Balik Lebaran 2026 Dorong Rekor Baru Penumpang Kereta Api

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:53

Beban Utang AS: Masalah Besar yang Masih Diabaikan Pasar

Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:24

IHSG Lesu Pasca Libur Lebaran, Asing Ramai-ramai Jual Saham

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:52

Amerika Sesumbar Bisa Habisi Iran dalam Hitungan Minggu Tanpa Perang Darat

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:40

Kapal Pertamina Masih Tertahan di Hormuz, DPR Desak Presiden Turun Tangan!

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:28

Komisi XII DPR: WFH Bukan Solusi Tunggal untuk Hemat Energi!

Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:12

Selengkapnya