timur pradopo/ist
timur pradopo/ist
RMOL. Kapolri Jenderal Timur Pradopo mengakui kecolongan saat sejumlah suporter Indonesia membawa dan membakar petasan dan kembang api ke dalam Stadion Gelora Bung Karno, Selasa malam (6/9). Ulah suporter ini sempat membuat laga Indonesia melawan Bahrain terhenti selama 15 menit. Kapolri pun mengatakan, kejadian ini akibat ketidak cermatan petugas di Stadion GBK.
"Jadi tentunya itu bagian dari kurang ketelitian petugas. Kan selama ini juga ada seperti itu, tapi kemarin ya. Sekarang sedang dilakukan penyidikan dan penyelidikan Polda Metro Jaya. Insya Allah ke depan lebih teliti," ujar Kapolri di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/9).
Polisi, kata jenderal bintang empat ini, tengah melakukan penyidikan terhadap empat orang terkait insiden hujan petasan tersebut. Namun Kapolri enggan merinci ketidaktelitian Polda Metro Jaya dimaksud, hingga menyebabkan petasan dan kembang api bisa lolos masuk Stadion GBK.
Populer
Senin, 23 Maret 2026 | 01:38
Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08
Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59
Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43
Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07
Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26
Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15
UPDATE
Kamis, 02 April 2026 | 03:59
Kamis, 02 April 2026 | 03:46
Kamis, 02 April 2026 | 03:20
Kamis, 02 April 2026 | 02:55
Kamis, 02 April 2026 | 02:39
Kamis, 02 April 2026 | 02:16
Kamis, 02 April 2026 | 01:59
Kamis, 02 April 2026 | 01:37
Kamis, 02 April 2026 | 01:12
Kamis, 02 April 2026 | 00:54