Berita

ray/ist

Sudah Dibilang Presiden SBY Nggak Usah Datang ke Stadion

SELASA, 06 SEPTEMBER 2011 | 21:50 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Presiden SBY, Ibu Negara Ani Yudhoyono dan sejumlah menteri kabinet Indonesia Bersatu II memilih pulang dan meninggalkan pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2014 tak lama setelah para penonton menyalakan petasan.

Bagi Direktur Eksekutif Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti keputusan SBY pulang sebelum pertandingan usai itu sebagai hal yang wajar adanya. Untuk keamanan, alasan SBY bisa dibenarkan.

"Ada kepala negara di situ, tentu meledakkan petasan tindakan berbahaya. Dimana pun kepala negara harus aman. Untuk alasan keamanan, SBY tidak nyaman lalu meninggalkan stadion wajar saja," kata Ray kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Selasa, 6/9).


Untuk itu, kata Ray, kerja aparat keamanan perlu dipertanyakan. Bagaimana para penonton bisa membawa bebas dan meledakkan petasan di dalam stadion.

Namun di sisi yang lain, masih kata Ray lagi, tindakan penonton memberikan pesan lain.

"Sudah dibilang (presiden) nggak usah datang ke stadion. Efeknya, Indonesia dua kali gagal. Efek pertama kalah, kedua terjadi keributan," katanya.[dem]

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

UPDATE

Swiss Tantang Argentina Usai Singkirkan Kolombia Lewat Drama Adu Penalti

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:45

Kemesraan Prabowo-Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:30

Khayal Seorang Revolusioner

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:15

Pengalaman Demokrasi India jadi Inspirasi Penting Indonesia

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:53

Sikap Tegas Rektor Untan Jalankan Statuta Universitas Tuai Apresiasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:23

Belajar dari Koperasi Pertanian Jepang

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:58

Prabowo: Saya adalah Pengagum Pribadi Shri Narendra Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:31

Kisah Seorang Anak Buruh Harian Lepas

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:13

Bahayakan Nyawa Banyak Orang, DPR Desak Polisi Berantas Maling Besi

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:59

Tinjau TPA Jatiwaringin

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:39

Selengkapnya