Berita

boaz salossa

Olahraga

WIM: Awas Bola Mati!

Indonesia vs Bahrain
SELASA, 06 SEPTEMBER 2011 | 04:26 WIB

RMOL.Timnas senior  Pra Piala Dunia (PPD) 2014 zona Asia sudah melupakan kekalahan sebelumnya saat dijamu Iran. Kali ini Firman Utina dan kawan-kawan menargetkan menang atas Bahrain pada laga kualifikasi Grup E nanti malam.

“Lupakan kegagalan di Te­he­ran. Pemain harus fokus kembali untuk mendapatkan kemenangan saat melawan Bahrain nanti di kandang,” ungkap Pelatih Kepa­la Timnas Indonesia Wim Rijs­bergen saat konferensi pers pre­match di Hotel Century, Sena­yan, kemarin.

Ditanya apakah pemain kele­lahan seusai per­jalanan jauh dari Teheran, Wim mengakui jetlag memang bukan situasi yang ba­gus untuk meng­ha­dapi pertan­di­ngan. “Tapi itu tidak bisa dijadi­kan alasan, kare­na baik Iran, Bah­rain dan Qatar pun juga me­ng­alami hal yang sa­ma. Intinya memiliki kesiapan men­tal dan mengubah pola pi­kir,” kata Wim.

Kapten Bambang Pamungkas menambahkan, situasi ini jelas tidak mengun­tung­kan karena sebagai tuan ru­mah, datang ter­lambat membuat kehilangan ba­nyak waktu untuk pemulihan.

“Gara-gara kesulitan mencari penerba­ngan, waktu banyak terbuang. Kami diba di Jakarta (Minggu malam) pukul 23.00 WIB, sampai hotel pukul 24.00 WIB dan pemain tidur baru tidur pu­kul dua dini hari WIB,” ung­kap Bambang.

Wim memastikan timnya akan bermain menyerang sejak menit pertama. “Kami akan cegah bola da­ri tendangan sudut dan bola-bola mati,” imbuhnya.

Saat kalah dari Iran di Teheran,  Indonesia kebobolan dari bola mati dan tendangan sudut. Saat latihan kemarin, Bahrain tampak memforsir bola lambung lang­sung ke kotak penalti dan  tenda­ngan bola mati yang menjadi kelemahan Indonesia.

Karena itu, Indonesia harus meminimalisir pelanggaran di daerah permainan sendiri. kalau tidak, gawat!

Wim menuturkan, materi pe­main yang diturunkan kemung­ki­nan akan berbeda dengan saat me­lawan Iran. Bambang dan Fir­man Utina tetap akan dimainkan. “Posisi Boaz (Solossa) dalam line up besok belum dipastikan. Kami masih punya 24 jam untuk menyusun susunan pemain, masih ada satu kali latihan lagi sebelum kami mengumumkan formasinya,” tugas Wim.

Sementara itu pelatih timnas Bahrain Peter Taylor optimis tim­­nya mampu meraih poin. Ma­suknya kem­bali Boaz dianggap sebagai satu an­caman lagi yang harus diwas­padai, disamping ti­ga pemain tim­nas yang sebe­lumnya dilon­tar­­kannya, Bam­bang, Cristian “El Loco” Gon­zales, dan Mu­ham­mad Ridwan.

“Indonesia harus diwaspadai, terlebih lagi saat kembali diper­kuat Boaz, Ahmad Bus­tomi dan Ricardo Salampessy. Tapi kita akan memperhatikan dan menjaga mereka semua, ka­rena permainan mereka secara individu sangat berbahaya,” kata Peter.

Indonesia juga diming-imingi bonus jika menang yang ke­mung­kinan besar lebih dari Rp 30 juta, jumlah bonus per pemain saat me­naklukkan Turkmenistan. “Ma­suk fase Grup  adalah fase yang lebih tinggi dari babak pe­nyisihan sebe­lumnya, jadi sudah sepantas­nya­lah jika pengurus PSSI menye­diakan bonus lebih besar lagi di setiap kemenangan,” tutur Pe­nang­gung­jawab Tim Nasional In­d­onesia Bernhard Limbong. [rm]


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Pasar Jaya Minta Maaf soal Gunungan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati

Minggu, 29 Maret 2026 | 00:01

BRIN Gandeng UAG University Kolaborasi Perkuat Talenta Peneliti Indonesia

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:40

Masyarakat Apresiasi Bazar dan Hiburan Rakyat di Monas

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:30

Menata Ulang Skema Konsesi Bandara

Sabtu, 28 Maret 2026 | 23:00

Tak Bisa Asal Gugat, Sengketa Partai Harus Selesai di Internal Dulu

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:41

Peradilan Militer Punya Legitimasi dan Tak Bisa Dipisahkan dari Sistem

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:21

Pasar Murah di Monas, Pemerintah Salurkan Ratusan Ribu Paket Sembako

Sabtu, 28 Maret 2026 | 22:05

Juara Hafalan Al-Quran di Lybia, Pratu Nawawi Terima Kenaikan Pangkat

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:41

Rudal Israel Hantam Mobil Pers, Fatima Ftouni Jurnalis Al Mayadeen Gugur

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:37

DPR Optimistis Diplomasi Pemerintah Amankan Kapal Pertamina di Selat Hormuz

Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:17

Selengkapnya