sudding/ist
sudding/ist
RMOL. DPR RI meminta Kapolri Jenderal Timur Pradopo mengusut tuntas kasus kepemilikan ponsel jenis BlackBerry oleh Nazaruddin di dalam tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. Kebebasan bekas Bendahara Umum Partai Demokrat memegang ponsel dan bisa berkomunikasi dengan dunia luar tidak mungkin kalau bukan tanpa bantuan para petugas di sana.
"Perlu ditelusuri sampai tuntas. Tidak mungkin kalau tidak ada kerjasama dengan petugas Mako Brimob. Mabes Polri harus menginvestigasinya," ujar Anggota Komisi Hukum DPR, Syarifuddin Sudding, kepada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Jumat malam, 26/8).
Kebebasan M Nazaruddin memegang ponsel jenis BlackBerry di dalam sel Mako Brimob, Kelapa, Dua Depok, menjadi bukti kalau sel milik pasukan elit Kepolisian, Brimob itu tidak aman. Hal ini tentu menjadi bukti kesekian kalinya kalau sel Mako Brimob tidak steril. Sebelumnya mafia pajak dan hukum Gayus Tambunan juga merasakan kebebasan saat ditahan di sana. Dia bisa keluar masuk sel Mako Brimob sesuka hatinya.
Populer
Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26
Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48
Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06
Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01
Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17
Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16
Senin, 22 Desember 2025 | 17:57
UPDATE
Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11
Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10
Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58
Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55
Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51
Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46
Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39
Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19
Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11
Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11