sby/ist
sby/ist
RMOL. Secara substansi, surat balasan Presiden SBY yang dikirim kepada M Nazaruddin tidak ada istimewanya. Isinya sangat normatif. Meski begitu, surat Presiden SBY tersebut melahirkan kecemburuan. Apa yang membuat cemburu?
Dikatakan pengamat politik LSI, Burhanuddin Muhtadi, jawaban cepat Presiden SBY melalui surat tersebut menjadi alasan. Ditambah lagi perlakuan SBY selama ini terhadap Nazaruddin terkesan istimewa. Presiden SBY sudah empat kali menggelar Konpers merespon kasus Nazaruddin.
"Balasan itu menimbulkan kecemburuan. Presiden memberikan perlakuan yang sangat istimewa terhadap Nazaruddin. Ingat, ada banyak surat, ada banyak kasus yang belum dapat tanggapan SBY. Atau setidak-tidaknya tidak ditanggapi secara memadai oleh SBY. Misalnya, soal Ahmadiyah yang diuber-uber sebagai korban eksekusi. Terus juga kasus GKI Yasmin yang tidak bisa mendirikan tempat ibadah," kata Burhanuddin saat diwawancara TV One, sesaat lalu (Senin, 22/8).
Populer
Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26
Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48
Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06
Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01
Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17
Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16
Senin, 22 Desember 2025 | 17:57
UPDATE
Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11
Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10
Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58
Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55
Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51
Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46
Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39
Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19
Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11
Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11