h muluk/ist
h muluk/ist
RMOL. Sikap dan tingkah memelas yang ditunjukan Nazaruddin wajar. Sangat manusiawi, Nazaruddin ingin melindungi dan melihat anak dan istrinya, Neneng Sriwahyuni, selamat dan aman-aman saja. Namun, kalau direfleksikan lebih jauh, maka sebenarnya ada yang bisa dibilang tidak wajar juga. Berani berbuat, tidak berani bertanggungjawab.
"Kalau tidak sanggup menanggung semuanya kenapa dulu berbuat, kenapa korupsi, atau kenapa awalnya berpolitik. Kalau takut api, jangan bermain api. Kalau tidak sanggup, dari awal jangan bermain," kata Gurubesar psikologi politik UI, Prof Hamdi Muluk, saat diwawancara Metro TV (Jumat malam, 19/8).
Karenanya, bagi Hamdi Muluk, berbagai upaya, mulai dari pasrah diri, memelas, sampai meminta iba Presiden SBY yang dilakukan Nazaruddin, tak lebih sebagai upaya menyelamatkan diri belaka. Usaha lari dari apa yang harus dipertanggungjawabkannya. Daripada melakukan itu, saran Hamdi, lebih baik Nazaruddin membongkar kasusnya. Siapa saja yang terlibat sampaikan kepada penyidik.
Populer
Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26
Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48
Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06
Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01
Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17
Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16
Senin, 22 Desember 2025 | 17:57
UPDATE
Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11
Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10
Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58
Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55
Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51
Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46
Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39
Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19
Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11
Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11