ilustrasi
ilustrasi
RMOL. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jelas telah melanggar hukum KUHAP karena telah melarang tim kuasa hukum untuk mendampingi M Nazaruddin, tersangka suap pembangunan wisma atlet.
Demikian dikatakan pakar hukum pidana T Nasrullah saat diwawancara Metro TV beberapa waktu lalu (Senin, 15/8).
Nasrullah yakin, petugas KPK termasuk pimpinan KPK tahu betul aturan KUHAP bahwa seorang terdakwa yang diancam dengan hukum di atas 5 tahun punya hak pendampingan dan pembelaan pengacara.
Populer
Senin, 06 Juli 2026 | 14:49
Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26
Senin, 29 Juni 2026 | 00:00
Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14
Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23
Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59
Senin, 06 Juli 2026 | 18:36
UPDATE
Rabu, 08 Juli 2026 | 05:45
Rabu, 08 Juli 2026 | 05:30
Rabu, 08 Juli 2026 | 05:15
Rabu, 08 Juli 2026 | 04:53
Rabu, 08 Juli 2026 | 04:23
Rabu, 08 Juli 2026 | 03:58
Rabu, 08 Juli 2026 | 03:31
Rabu, 08 Juli 2026 | 03:13
Rabu, 08 Juli 2026 | 02:59
Rabu, 08 Juli 2026 | 02:39