kiki syahnakri/ist
kiki syahnakri/ist
RMOL. Penyelesaian konflik yang tepat saat ini adalah dengan kecerdasan dan kemampuan otak, bukan dengan adu kekuatan. Adu kekuatan bukan lagi cara untuk menyelesaikan banyak masalah di negara ini. Pendidikan bela negara melalui pembangunan pondasi nasionalisme adalah cara masyarakat sipil untuk mengembangkan nilai-nilai luhur para pendiri bangsa yang sudah luntur.
Demikian diungkapkan Menteri Pertahanan RI, Purnomo Yusgiantoro, dalam seminar kebangsaan bertajuk Seminari untuk Bangsa Indonesia di Seminari Menengah St. Petrus Canisius Mertoyudan, Magelang, Jawa Tengah, kemarin (Sabtu, 13/8). Hadir sebagai pembicara lainnya adalah Letjen TNI (P) Kiki Syahnakri (Mantan Wakassad), Pos M. Hutabarat (Dirjen Pothan Kemenhan), Brigjen Pol AA Maparessa (Kapus Sejarah POLRI), Kol. CPL Jan Pieter Ate (Kabag Dokumentasi Kemenhan) dan dipandu oleh Kornelius Purba (Senior Managing Editor The Jakarta Post).
Purnomo menjelaskan bahwa kalau dahulu ancaman sifatnya masih bisa dinalar, sekarang sudah tidak bisa dinalar lagi.
Populer
Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26
Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48
Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06
Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01
Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17
Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16
Senin, 22 Desember 2025 | 17:57
UPDATE
Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14
Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00
Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34
Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26
Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01
Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37
Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13
Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10
Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38
Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21