Berita

ist

Ahli Psikologi Forensik: Terpenting, Menjaga Stabilitas Emosional Nazaruddin

MINGGU, 14 AGUSTUS 2011 | 15:11 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Apa yang dialami M Nazaruddin paska penangakapan. Kegelisahan apa yang dirasakan tersangka suap pembangunan wisma atlet yang juga bos Mindo Rosalina Manullang itu saat dirinya harus menghadapi kenyataan, diangkut ke tanah air dan menghadapi proses hukum.

Ahli psikologi forensik Reza Indragiri Amriel memberi jawaban. Kegelisahaan yang paling membuncah yang dirasakan Nazaruddin saat ini, katanya, adalah bukan soal nasibnya di hadapan hukum.

"Dalam tahap pertama yang dialami seorang buron yang ditangkap, yang paling menggelisahkan adalah bagaimana nasib dia dan keluarganya," kata Reza saat diwawancara Metro TV beberapa waktu lalu (Minggu, 14/8).


Oleh karenanya, kata Reza, yang terpenting bagi KPK saat ini adalah menjaga stabilitas emosional Nazaruddin. Pemeriksaan maraton terhadap Nazaruddin secara cepat memang penting dilakukan. Tapi menjaga stabilitas emosional Nazaruddin juga penting untuk dilakukan.

"Nazaruddin mengalami keletihan fisik dan fsikis. Menjaga stabilitas emosional, menjaga kejernihan kognitif Nazaruddin penting untuk bsa mengungkap semuanya," imbuhnya. [dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya