Berita

Bambang Soesatyo/ist

Kenapa Nazaruddin Bisa Ditangkap, Koruptor Lain Tidak?

RABU, 10 AGUSTUS 2011 | 15:42 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Kesuksesan menangkap Muhammad Nazaruddin tidak memberi nilai tambah signifikan terhadap citra penegakan hukum. Karena bagaimana pun, keberhasilan penangkapan itu masih menyimpan misteri dan tanda tanya besar di masyarakat.

"Sukses menangkap Nazaruddin di Kolumbia, sebuah negeri yang sangat jauh, justru menguatkan kesan diskriminasi perlakuan terhadap para buron, terutama sejumlah koruptor yang sudah sangat lama lari dari Indonesia," kata anggota Komisi III DPR Bambang Soesatyo, petang ini.  

"Bahkan, dalam dua hari terakhir ini, saya sudah dihujani pertanyaan dari berbagai kalangan; kalau koordinasi Polri dengan Interpol bisa begitu efektif menyergap Nazaruddin, mengapa Polri-Interpol terkesan begitu sulit menangkap Nunun Nurbaeti dan sejumlah buronan korupsi lain yang diketahui hanya bersembunyi di negara-negara di kawasan Asia Tenggara," sambung politikus Golkar ini.


Muncul kesan, untuk memburu Nazaruddin, para penegak hukum menunjukan kesungguhan dan bekerja all out. Sedangkan untuk memburu Nunun serta para buron lain, tidak ada kesungguhan.

"Publik (juga) masih ingat bahwa sudah beberapa kali Presiden membuat pernyataan tentang kasus Nazaruddin," terangnya.

"Karena itu, Polri dan KPK harus segera memberi penjelasan kepada masyarakat perihal pembedaan perlakuan ini. Masyarakat ingin tahu apa saja kesulitan Polri dan KPK dalam memburu para buronan korupsi lain," tandasnya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya