Berita

ist

Plt Walikota Bekasi Canangkan Pakta Integritas

RABU, 10 AGUSTUS 2011 | 00:09 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Menyusul dinonaktifkannya Walikota Bekasi Mochtar Muhammad, karena persoalan hukum yang menimpanya, Plt Walikota Rahmat Effendi menggalakkan komitmen disiplin dan kejujuran kepada para Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintahan Kota Bekasi.

Di depan para PNS, Pepen, sapaan akrab Rahmat Effendi,  kemarin saling membuat kesepakatan pakta integritas yang berisi poin-poin penting diantaranya loyalitas dan intergritas para PNS Pemkot terhadap nilai-nilai kejujuran, kedisiplinan, profesionalisme serta komitmen terhadap clean and good govenance.

“Ini salah satu cara kami untuk kembalikan kepercayaan masyarakat. Dengan begini pula kami bisa tingkatkan kinerja PNS dan peningkatan kualitas publik” kata Rahmat Effendi.


Kesepakatan pakta integritas tersebut rencananya akan dilaksanakan di tiap SKPD dan akan disosialisasikan sampai di tingkat kelurahan. Dalam kesepakatan tercantum diantaranya pegawai Pemkot Bekasi harus siap menerima tindakan sanksi termasuk pemberhentian dari jabatan, apabila dari hasil secara periodik terdapat pelanggaran-pelanggaran.

"Pokoknya para pegawai dengan penandatanganan pakta integritas itu mereka harus siap-siap mendapatkan sanksi kalau perlu pemecatan apabila mereka terbukti melakukan pelanggaran," ujarnya.

Menurut Pepen, kebijakan pemkot ini juga ditujukan untuk mengembalikan keyakinan dan  mental diantara para PNS akibat  kasus yang sebelumnya menimpa sejumlah petinggi Pemkot yakni Walikota dan Sekda lantaran dakwaan kasus korupsi. [dem]


Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya