Berita

sby/ist

Ormas Pendukung SBY: Tuduhan Purnawirawan Angkatan Darat Cuma Suara Sumbang Saja

SELASA, 09 AGUSTUS 2011 | 23:04 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Ormas pendukung SBY, Benteng Kedaulatan kembali membela tudingan  miring yang mengarah kepada sang Presiden. Benteng Kedaulatan menegaskan tidak benar jika SBY selama ini dikatakan tidak pernah memperhatikan masalah Papua.

"Fokus bekerja dan berbenah dari Sabang dan Merauke merupakan pilihan pemerintahan yang di pimpin SBY,” ujar Ketua Bidang Hukum Badan Kedaulatan, Irwansyah dalam rilis yang diterima redaksi (Selasa, 9/8).

Menurut Irwansyah, apa yang dilontarkan Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) melalui Letjend (purn) Soerjadi mengenai kekecewaanya terhadap politik luar negeri SBY terkait dengan masalah Papua tak lain hanyalah sebagai suara sumbang saja. Dikatakan Irwansyah, domain politik luar negeri SBY telah terukur dengan baik. Persoalan Papua adalah persoalan seluruh tumpah darah Indonesia.


Irwansyah menyarankan kepada Soeradji untuk menyampaikan setiap usul atau kritik melalui saluran-saluran yang benar, bukan memainkan perangkat propaganda negatif dengan corong media. Diterangkan Irwansyah, prinsip politik luar negeri adalah kerja-kerja diplomatik dan menjaga keutuhan segenap tumpah darah Indonesia. Salah besar jika SBY dianggap kurang atau tidak atensi terhadap persoalan-persoalan seperti ini.

"Masak seluruh strategi pertahanan harus disiarkan. Menjadi kontraproduktif nantinya, jika salah memahami dan membacanya. Menjaga keutuhan NKRI merupakan komitmen SBY,” tegasnya.

Sebelumnya, Rakyat Merdeka Online, Sabtu (6/8), Ketua Umum Ketua Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) Letjen (purn) Soerjadi mengaku sangat kecewa terhadap pimpinan SBY dan juga penyelenggara negara lainnya. SBY dan para pejabat negara dinilai PPAD sudah diacak-acak asing dan tidak memiliki martabat lagi karena membiarkan permainan dan intervensi parlemen Inggris dalam urusan referendum di Papua. [dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya