Berita

menteri syarief/ist

Menteri Syarief: Pemerintah Terus Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

RABU, 03 AGUSTUS 2011 | 22:05 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara jauh di atas rata-rata dibanding pertumbuhan ekonomi di provinsi lain. Bahkan, pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara jauh mengalahkan pertumbuhan ekonomi secara nasional yang mencapai 6,5 persen.

Demikian disampaikan Menteri Koperasi dan UKM, Syarief Hasan, saat menyampaikan tausiah di sela-sela shalat Tarawih di Mesjid Raya Medan, Sumatera Utara (Rabu malam, 3/8).

Syarief bangga dengan pertumbuhan ekonomi di Sumut. Hal itu menjadi bukti bahwa seluruh elemen Sumut bersatu padu menjalankan program pemerintah untuk menciptakan masyarakat yang makmur dan sejahtera.


"Pemerintah juga selalu berkomitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan rakyat," kata Syarief.

Dikatakan Menteri Syarief, ada Rp 600 triliun anggaran belanja negara yang ditransfer ke daerah. Selain itu pemerintah tetap berkomitmen untuk memberikan subsidi sebesar Rp 245 triliun per tahun.

"Rp 200 triliun itu untuk BBM dan sisanya untuk pangan, kesehatan, dan lain-lain," katanya.

Syarief bangga karena pendapatan per kapita pada tahun 2011 mencapai Rp 30 juta. Naik 200 persen dari tahun sebelumnya yang cuma Rp 10 juta.

"Dan tahun 2014 kita tingkatkan jadi Rp 45 juta," demikian Syarief Hasan. [dem]


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya