Berita

Habib Selon Mencatat Tiga Dosa Greenpeace

SELASA, 02 AGUSTUS 2011 | 14:36 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Front Pembela Islam (FPI) DKI Jakarta akan mengambil langkah tegas terhadap Greenpeace. Mereka menuding Greenpeace liar karena menerima dana haram berupa uang judi lotere dari Belanda.

Ketua DPD Front Pembela Islam (FPI) DKI Jakarta, Habib Salim Alatas mengatakan, FPI mendapat banyak laporan dari masyarakat dan ormas tentang sepak terjang Greenpeace yang semakin meresahkan di Indonesia. Menurutnya, ada tiga dosa yang dilakukan LSM asing yang bermarkas di Belanda itu.

Pertama, keberadaan Greenpeace di Jakarta sebagai LSM adalah liar karena tidak melapor dan terdaftar di Kesbangpol DKI Jakarta. Dosa kedua, sebagai LSM liar Greenpeace sering melakukan kebohongan dengan data-data palsu dan menggunakan data tersebut untuk menjelek-jelekkan Indonesia di luar negeri.


"Greenpeace sebagai LSM asing, LSM kafir jelas sudah melanggar hukum. Pemerintah harus tegas terhadap LSM yang dibiayai negara-negara kafir. Jelas sekali kehadiran Greenpeace adalah perwakilan negara asing untuk menekan negara kita,'' ujar Habib Selon, sapaan akrab Habib Salim Alatas.

Dosa ketiga, lanjutnya, Greenpeace dalam membiayai kegiatannya disokong oleh dana haram yaitu dana lotere dari negara Belanda. Bukti yang tidak dapat dielakkan, kata Habib Selon, dapat dilihat di situs Greenpeace sendiri dengan alamat:
http://www.greenpeace.nl/Doneren/Nationale-Postcode-Loterij/.

"Dalam situs tersebut terpampang foto perwakilan Greenpeace menerima dana haram dari lotere di Belanda dan Eropa. Untuk tahun 2010 saja, Greenpeace menerima dana 2.250.000 poundsterling atau senilai Rp 31,153,525,795 dari Postcode Lottery. Ini duit haram, duit judi. Ini LSM Greenpeace udah kagak bener, FPI bakal usir mereka dari Jakarta,'' tegas Habib.

Atas dasar tersebut, FPI mendesak pemerintah dalam hal ini, Kemendagri, Kemenhuk dan HAM harus segera mengusir dan melarang kegiatan Greenpeace di Indonesia. Pemerintah dapat meniru langkah pemerintah Kanada, Selandia Baru dan Cina yang telah mengusir dan mengharamkan Greenpeace di negaranya.

''Greenpeace tidak lebih hanya komprador-komprador kaki tangan negara asing, negara-negara kafir. Greenpeace dengan dana haramnya memang sengaja disetting untuk menekan negara-negara berkembang seperti Indonesia,'' jelasnya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya