Berita

Humor Politik

Para Politisi Saling Serang Pakai Hadits Palsu

SELASA, 02 AGUSTUS 2011 | 09:09 WIB

PUASA tidak membikin para politisi untuk berhenti saling serang. Bahkan, menggunakan momentum bulan Puasa, para politisi tersebut justru menyerang dengan mennggunakan 'hadits palsu'.

Dalam tradisi keilmuan Islam, hadits adalah perkataan atau perbuatan Nabi Muhammad SAW yang dijadikan sebagai sumber hukum Islam. Dan, pembiaran Nabi terhadap perilaku sahabat juga bisa dikategorikan sebagai hadits yang dikenal dengan istilah hadits taqriri.

Dalam ilmu hadits, ada dikenal dengan istilah hadits maudhu atau hadits palsu. Ini sebenarnya bukan hadits, sebab bukan berasal dari perkataan, perbuataan, atau pembiaran Nabi. Namun untuk memudahkan kategorisasi dalam ilmu, disebutlah hadits palsu.


Kini, para politisi saling menyerang lelucon di blackberry messenger (BBM) dengan menggunakan bahasa yang mirip-mirip dengan karakteristik hadits palsu. Tentu saja, ini lebih palsu dari hadits palsu.

Politisi A: Barang siapa menjalani malam-malam bulan Puasa dengan tidak tidur dan tidak mengerjakan amalan-amalan soleh, itu adalah contoh orang-orang yang begadang tiada artinya (H. Rhoma Irama).

Politisi B: Barang siapa di bulan Ramadhan tidak dapat menahan dirinya berbelanja sebelum THR tiba, sesungguhnya mereka termasuk di dalam golongan orang-orang yang mampu (Kyai Tajir).

Politisi C: Barang siapa di bulan Puasa yang ketika waktu buka masih berada dalam perjalanan, maka tidaklah orang itu melainkan sedang berada dalam kemacetan (HR Rasuna Said). HR Rasuna Said menunjuk jalan di kawasan Kuningan yang terkenal macet. [***]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya