Berita

ist

Korsel dan Indonesia Sepakati Kerjasama Koperasi dan UKM

JUMAT, 29 JULI 2011 | 21:49 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Indonesia dan Korea Selatan (Korsel) sepakat untuk bekerja sama mengembangkan koperasi dan UKM di dua negara.

Menteri Koperasi dan UKM, Syarief Hasan, Administrator of Small and Medium Business Administration of the Republic of Korea, Kim Dong-Sun, menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) di Jakarta, Jumat, (29/7).

"Saya berharap kita bisa saling tukar pikiran, pengalaman, dan akses pasar. Korsel memiliki teknologi yang mapan dan Indonesia memiliki aset sumber daya alam yang besar. Jika ini kita kombinasikan maka pengembangan UKM akan lebih sukses di masa mendatang," kata Menteri Koperasi dan UKM , Syarief Hasan


RI-Korsel memandang perlu untuk meningkatkan pengembangan kerja sama ekonomi bilateral dalam bidang koperasi dan UKM.

Penandatanganan MoU itu merupakan pembaharuan dari MoU yang telah ditandatangani kedua belah pihak pada 2006 dengan beberapa penyesuaian dalam substansi.

MoU baru memuat beberapa perubahan baik menyangkut format yang disesuaikan dengan standar perjanjian internasional yang telah ditetapkan Kementerian Luar Negeri RI, perluasan cakupan aktivitas kerja sama yang juga menyangkut pengembangan UKM yang ramah lingkungan.

Selain itu dibentuk komite koordinasi untuk merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi program aksi.

"Kerja sama ini bertujuan untuk mendorong, memajukan, dan memberikan kontribusi bagi pembentukan hubungan saling menguntungkan dalam pengembangan koperasi dan UKM antara RI-Korsel," kata Syarief.

Cakupan bidang kerja sama meliputi upaya untuk mendorong dan memberikan sumbangannya untuk mempromosikan kerja sama bilateral di bidang perdagangan, investasi, dan kerja sama teknik untuk mengembangkan KUKM.

Beberapa kegiatan yang akan diselenggarakan meliputi simposium, seminar, dan lokakarya , pendidikan dan pelatihan, perencanaan dan pendukung pendidikan dan pelatihan bagi para tenaga kerja yang berkompeten, serta memfasilitasi kerja sama penelitian, alih teknologi, kerja sama pemasaran, menciptakan kerja sama kontrak karya dan akses pasar KUKM di dua negara.

Hal yang juga penting pendirian Korea-Indonesia Green Business Center untuk memfasilitasi proyek-proyek bersama di bidang pengembangan industri hijau antara KUKM kedua negara untuk mengidentifikasi dan mengembangkan industri yang berwawasan lingkungan hijau.

Selain itu mengeksplorasi dan mendukung langkah-langkah kerja sama antara KUKM kedua negara dalam industri strategis nasional termasuk dalam bidang peralatan kesehatan.

Kerja sama juga melingkupi pertukaran dan pengiriman tenaga ahli dan petugas penghubung secara berkala untuk membantu pelaksanaan MoU dan misi kerja sama bilateral lain. Cakupan kerja sama juga mendukung aktivitas koperasi dan UKM lain.

Administrator of SMBA, Kim Dong-Sun, menyatakan Indonesia merupakan tetangga yang memiliki hubungan dekat dengan Korsel sehingga kerja sama antara kedua negara akan menghasilkan sesuatu yang berpengaruh signifikan bagi kedua negara.

"Kami memiliki green-technology yang siap dikembangkan dan Indonesia memiliki aset sumber daya alam yang sangat besar. Kami berharap Indonesia terutama sektor KUKM-nya bisa menjadi negara yang mengembangkan teknologi hijau yang ramah lingkungan untuk merespon isu perubahan iklim dunia," katanya.[dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya