Berita

Fadjroel Rachman/ist

Korupsi Wisma Atlet dan Hambalang Tak akan Selesai Selama Kekuasaan Dipegang Demokrat

JUMAT, 29 JULI 2011 | 16:16 WIB | LAPORAN:

RMOL. Penanganan kasus suap proyek pembangunan wisma atlet SEA Games dan proyek hambalang tidak akan tuntas, seperti pengusutan kasus-kasus korupsi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) dan Kredit Likuiditas Bank Indonesia (KLBI), dan kasus korupsi rezim Orde Baru lainnya, yang sampai saat ini tak jelas juntrungannya. Hal ini karena kasus itu berhubungan dengan pusat kekuasaan.



"13 tahun reformasi berjalan tiba-tiba ada kasus hambalang dan wisma atlit. Maka dijamin ini akan macet. Kenapa? Karena berkaitan dengan kekuasaan. (Karena itu) sampai kiamat pun tidak akan selesai," ujar aktivis anti korupsi, Fadjroel Rachman dalam diskusi tentang kasus wisma atlit, di ruang wartawan, gedung Nusantara III, komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, (Jumat 29/7).



Meski begitu, Fadjroel menambahkan, masih ada peluang kasus wisma atlit dan hambalang ini bisa selesai. Yaitu pemimpin negeri ini harus bersih dulu sehingga pemberantasan korupsi berjalan dan kasus-kasusnya yang macet bisa diselidiki.



"Tapi mampukah dalam kondisi SBY berada di titik nadir, melakukan pemberantasan korupsi. Satu hal lagi, saya pesimis kasus wisma atlit dan hambalang bisa selesai sepanjang kekuasaan politik ada dalam genggaman Partai Demokrat," demikian aktivis yang pernah dijebloskan rezim Orde Baru ke penjara ini. [zul]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya