Berita

Widy ‘Vierra’

Blitz

Widy ‘Vierra’, Dicabuli Anak Pejabat?

SABTU, 16 JULI 2011 | 07:37 WIB

RMOL. Widy masih tutup mulut tentang siapa saja si pelaku penculikan dan pencabulan yang menimpanya. Cuma rekayasa atau takut mengungkap para pelaku?

Widy sudah mulai beraktivitas lagi bareng bandnya, Vierra. Ke­marin, Vierra tampil di acara mu­sik DahSyat. Sayang, usai mang­gung, Widy enggan ber­komentar terkait kasus pen­cu­likan disertai pencabulan ter­hadap dirinya belum lama ini.

Usai acara, Widy dan rekan-re­kan kembali mengabaikan war­tawan yang hendak mewa­wan­carainya. Tanpa berko­men­tar, Widi Cs langsung keluar me­lalui pintu samping dan ber­gegas ma­suk ke mobil.


Perubahan sikap ini ditengarai lantaran pemilik nama lengkap Widi Soediro Nalchyna itu masih belum mau buka suara atas kasus penculikan yang dialaminya di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

Belum terungkapnya pelaku dan motif penculikan serta pen­cabulan terhadap pelantun De­ngarkan Curhatku itu makin me­nimbulkan banyak spekulasi. Mulai dari tudingan kasus pen­culikan yang cuma rekaya­sa sampai du­gaan sa­lah satu pe­laku ada­lah anak pe­ja­bat. Be­nar­kah?

“Tidak be­nar itu (re­kayasa). Sudah di­proses kepolisian tidak mungkin main-main demi popularitas. Tidak mau orang dikenal dari suatu masalah yang begitu,” ja­wab kuasa hukum Widy, Minola Sebayang. Dia juga membantah kabar yang menyebut pelaku penculikan adalah orang dekat dan bekas kekasih Widy sendiri.

Pelaku yang berjumlah tiga orang itu, lanjut Minola, tidak dikenal Widy dan belum tentu mereka juga mengenal Widy.

Tentang kemungkinan salah satu pelaku adalah anak pejabat, Minola bilang itu bukan masalah berarti.

“Negara ini negara hukum. Ja­di siapapun yang melanggar hu­kum harus siap mempertang­gungja­wab­kan perbuatannya. Di dalam hu­kum tidak ada itu anak pejabat. Se­mua sama dan tetap harus di­proses hukum,” tegas Minola g. Me­nurut Minola, kasus yang dialami Widy harus dita­ngani serius. Dia berharap polisi segera meng­ung­kap dan me­nangkap pelakunya.

“Makanya, Widy setelah te­nang nanti baru akan di-BAP (Berita Acara Pemeriksaan-red). Nan­ti dia akan memberi kete­rangan agar cepat terungkap. Apa­­lagi polisi juga memeriksa sak­si-saksi terkait,” tandasnya.

Saat dikonfirmasi, Kepala Sek­si Humas Polres Jakarta Se­la­tan AKP Aswin mengaku baru men­dengar kabar salah satu pela­ku diduga anak pejabat.

 â€œWah, saya juga baru tahu ten­­tang itu. Saat ini memang be­lum terungkap siapa orangnya. Ka­lau­pun memang benar, kita be­lum tahu kebenarannya seperti apa. Se­karang penyidik masih terus be­kerja untuk menyele­sai­kan kasus ini,” ujar Aswin kepa­da war­tawan, Kamis malam (14/7).

Sejauh ini, pihak kepolisian sudah memeriksa para saksi un­tuk mempercepat terung­kapnya kasus itu. Namun, untuk Widy sendiri baru akan menjalani pe­meriksaan setelah kondisi keji­waannya membaik.

“Yang harus kita perhatikan itu kondisi psikologis pelapor. Apa­lagi dia perempuan, terus terkena masalah sensisif seperti asusila seperti ini. Dia akan di­minta ke­terangan sece­patnya,” tandasnya.

Seperti diketahui, Widy di­culik tiga lelaki tak dikenal saat hendak pulang dari sebuah kafe di ka­wasan Kemang, Rabu pagi (6/7) sekitar pukul 04.00 WIB. Widy sempat disekap di dalam mo­bil selama 30 menit.

Widi sem­pat melawan, namun gagal. Tahu dirinya dalam baha­ya, dia meng­ungkapkan identi­tasnya kepada para penculik. Setelah tahu wanita yang dicu­liknya vokalis band ter­ke­nal, ke­tiga pria itu melepaskan Widy.

Setelah dibebaskan pelaku, Widy langsung melapor ke Pol­res Jakarta Selatan dan menja­lani visum di RSCM. Para pe­laku yang belum tertangkap itu akan dijerat pasal 289 KUHP tentang upaya pencabulan de­ngan tindak kekerasan.    [rm]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya