Berita

Terry-Kirana-Arumi-Arumi

Blitz

Bisa Jaga Diri, Artis Aman

MINGGU, 10 JULI 2011 | 02:45 WIB

RMOL.Kasus penyekapan dan pelecehan seksual yang menimpa Widy, vokalis band Vierra pada Rabu (6/7) di daerah Kemang, Jakarta Selatan, mengundang simpati mendalam dari masyarakat. Insiden memilukan untuk kaum perempuan itu juga menyadarkan para artis untuk lebih mawas diri di tengah pergaulan hidup yang tak kenal waktu dan tempat. Mereka ramai-ramai memberi tips agar aman dari ancaman kejahatan seksual. Berikut ini komentar beberapa artis kepada Rakyat Merdeka.

Terry Putri, Hindari Dugem Dan Baju Seksi

Terry Putri berharap Widy Vierra bisa segera memulihkan psiko­lo­gisnya agar cepat kembali ber­ak­tivitas. Dia juga menagih janji ke­polisian untuk menangkap pelaku pe­nyekapan dan beserta peng­ung­kapan motif kejahatannya.

“Pelaku yang tertangkap dan penyelesaian kasus jadi obat Widy untuk sembuh, sehingga dia tidak shock lagi,” harapnya.

Belajar dari kasus Widy, Terry berusaha meningkatkan kewas­padaan. Apalagi lokasi penyekapan Widy di daerah Kemang, sejauh ini dia kenal relatif aman.

“Sekarang kita jangan lihat tem­pat deh. Memang berapa sih di an­tara kita yang menganggap Ke­mang itu rawan kejahatan,” sergahnya.

Sebagai seorang yang bekerja di dunia entertainment, Terry pun me­ngaku pernah mengalami pe­lece­han.

“Alhamdulillah, belum pernah dilecehkan secara fisik. Paling kalau di tempat kerjaan ada yang suka colak-colek. Kalau pelecehan kata-kata kotor di Twitter sih agak sering, bentuk fisik paling pas acara rame-rame, ada yang nyo­lek-nyolek aja. Yah itu risiko ker­jaan,” ungkap pres­enter acara se­pak bola ini.

Istri dari Rully Johan ini mengaku tak punya kiat khusus menangkal kejahatan. Apalagi, dia tidak akrab dengan kehidupan malam.

“Aku kan dari daerah. Jadi, nggak pernah dugem. Kalau jaga-jaga sih paling hindari pakaian-pakaian seksi. Kalaupun harus pa­kaian yang agak terbuka, ya harus ada yang me­ne­mani. Terus usahain jangan jalan ma­lam sendiri,” pungkasnya.

Kirana Larasati, Siapin Semprot Mata Hingga Kapak

Kasus penyekapan dan tindak asusila terhadap Widy ‘Vierra’ adalah warning kepada seluruh wanita agar lebih berhati-hati.  Nggak asal omong, Kirana La­rasati berbagi tips untuk para wanita agar bisa jaga diri.

“Kalau saya, berpakaian ukuran sopan beda-beda ma­sing-masing cewek. Buat ce­wek, siapin semprotan mata, ka­pak kek di dalam mobil. Ka­lau terjadi apa-apa minta tolong saja, teriak. Belajar bela diri,” ujar Kirana.

Kirana yang terbiasa me­ngen­darai mobil sendiri juga punya jurus aman saat berada di daerah rawan di jalan.

“Tips nyetir sendiri, paling bahaya kan di lampu merah. Nah, pas lampu merah, sisain tiga meter dengan jarak mobil di depan. Kalau ada apa-apa jadi kita bisa mundur atau banting setir ke kiri atau kanan. Mobil rusak nggak apa-apa, asal kita nggak kenapa-kenapa,” urainya.

Selama ini, dia juga enggan pulang pagi demi menghindari kejahatan yang mungkin terjadi di jalan.

Arumi Bachsin, Butuh Teman di Malam Hari

Pasca penculikan dan upaya perkosaan yang menimpa Widy ‘Vierra’, Arumi Bachsin sema­kin waspada menjaga diri. Artis yang juga pernah hampir diper­kosa itu minta pengawalan khu­sus jika keluar rumah larut malam.

“Sekarang harus ekstra was­pada. Minta ditemani sama se­seorang kalau keluar malam,” ucap Arumi.

Meningkatkan kewaspadaan, menurut dia, sangat penting di tengah rutinitas yang kadang bikin lengah. Apalagi sebagai pe­rempuan yang secara harfiah butuh perlindungan lebih.

“Ka­lau bisa kita sebagai wanita me­minimalisir kesem­patan orang melakukan kekera­san terhadap kita. Yang penting serahin diri saja sama Tuhan,” cetus Arumi.

Bintang film 18+ itu percaya, sikap yang diperlihatkan sese­orang akan berpengaruh terha­dap pencitraan diri di mata orang lain. “Tergantung dari kita bersi­kap. Kalau kita bersikap positif, maka orang juga akan menilai kita positif,” tandasnya.

Arumi pernah kabur dari ru­mah orangtuanya pada No­vem­ber 2010. Dia mengaku ka­bur karena menolak dijo­dohkan oleh ibundanya. Sebe­lum kabur, Aru­mi sempat dise­kap di hotel di Singapura oleh seorang pengu­saha asal Kudus. Arumi sempat mendapat perla­kuan tidak se­nonoh. Dia akhir­nya ber­hasil kabur dengan bantuan aktor Malaysia, Miller.

Arumi Sungkar, Ikut Merasa Shock dan Sakit Hati

Insiden perlakuan tidak seno­noh yang diterima Widy bikin sakit hati Shireen Sung­kar. Belum lagi kalau Widy sam­pai beneran diperkosa oleh tiga pemuda yang disebutnya penjahat tak bermoral.

“Saya shock dengernya. Kita sakit hati, sama-sama perempuan,” ujar Shireen.

Bintang sinetron Cinta Fitri itu mengaku sering ber­inte­raksi dengan Widy. Ketika per­tama mendengar kabar pen­culikan, Shireen berusaha mene­lepon Widy tapi gagal.

“Awalnya, aku juga nggak tahu benar apa nggak. Aku kontak handphone-nya mati. Aku juga tanya yang lain. Seka­rang handphone-nya su­dah nyala. Aku coba kontak dia,” akunya.

Kekasih Teuku Wisnu ini tak bisa menolerir pelecehan ter­ha­dap perempuan. Dia geram karena perempuan tak semes­tinya menjadi korban keke­rasan.

“Yang namanya pelecehan sama siapapun itu rendah ba­nget. Dia (Widy) itu perem­puan. Siapa pun itu yang me­lecehkan, nggak banget ya. Seharusnya mereka (pelaku penyekapan) bisa mengontrol diri,” katanya.

Widy yang masih tergun­cang pasca penyekapan lan­tas didoakan Shireen agar kondisi psikisnya membaik. Putri be­kas pembalap nasional Mark Sungkar itu berharap kejadian yang menimpa Widy tidak akan terulang lagi kepada pe­rempuan lain.

“Aku berdoa mudah-muda­han dia baik-baik saja. Nggak terjadi seperti ini lagi. Yang me­lakukan kesalahan itu mu­dah-mudahan diberikan hu­ku­man setimpal,” harapnya. [rm]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya