Berita

ilustrasi/ist

Sekitar 40 Penambang yang Terjebak dalam Penambangan Belum Berhasil Diselamatkan

MINGGU, 03 JULI 2011 | 19:04 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Para petugas penyelamat China sedang berusaha menyelamatkan 40 penambang yang masih terjebak akibat banjir di dua lokasi penambangan di wilayah Guangxi.

Tim penyelamat ini berusaha untuk mengeluarkan gas berbahaya dan menyedot air dari dua lokasi penambangan tersebut. Petugas menyebutkan bahwa tiga penambang telah dinyatakan tewas di tempat kejadian.

Banjir yang terjadi sejak kemarin (Sabtu, 2/7) telah mengakibatkan runtuhnya lapisan tanah yang menutupi sejumlah terowongan di lokasi penambangan tersebut. Kondisi ini membuat para petugas kesusahan dalam mengevakuasi korban.


Seorang petugas, Seperti dilansir Assosiated Press (Minggu, 3/7), mengatakan setidaknya ada 21 penambang yang terjebak di salah satu lokasi penambangan. Sedangkan di lokasi penambangan lainnya diperkirakan masih ada 19 penambang. Ia juga mengatakan bahwa mereka yang saat ini terjebak berada di lokasi yang sulit untuk dievakuasi atau sekitar 300 meter di bawah tanah.

Para petugas saat ini sedang mencoba turun ke dalam sejumlah terowongan dan mencoba mengindentifikasi keberadaan para pekerja yang terperangkap. Namun dari pengamatan yang telah dilakukan selama ini, mereka mengatakan upaya penyelematan membutuhkan usaha yang tidak mudah. [yan]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya