Berita

straus-kahn/ist

Dunia

Dominique Strauss-Kahn Optimis Dakwaan Pelecehan Seksual Dicabut

SABTU, 02 JULI 2011 | 10:33 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Mantan Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF), Dominique Strauss-Kahn, dibebaskan dari tahanan rumah pada Jumat (1/7), setelah jaksa penuntut menyetujui pembebasan Strauss-Khan karena dinilai taat hukum, yang artinya ia berjanji akan hadir kembali di pengadilan.

Selain dibebaskan dari tahanan rumah, pengadilan New York juga mengembalikan uang jaminan sebesar 6 juta dolar AS kepada pria berusia 62 tahun yang dituduh melakukan pelecehan seksual kepada seorang pelayan hotel di New York pada 14 Mei lalu itu.

Meski uang dan surat berharga yang digunakan sebagai jaminannya sudah dikembalikan, Dominique Strauss-Khan tetap tidak diperbolehkan keluar dari Amerika Serikat, karena akan ada pengadilan pada tanggal 18 Juli.


Usai persidangan kemarin, pengacara Strauss-Khan meyakinkan masyarakat internasional bahwa dakwaan yang melilit kliennya ini adalah tuduhan palsu. Menurutnya dakwaan ini pada akhirnya nanti akan dicabut secara utuh karena lemahnya data dan fakta yang ada.

"Dulu saya meminta kepada dunia untuk tidak terburu-buru menilai dan sekarang (hasil persidangan) saya kira Anda lebih mengerti. Kami yakin langkah berikutnya adalah pencabutan kasus dakwaan ini secara utuh,"ujar pengacara Strauss-Khan, William Taylor, seperti dikutip BBC (Sabtu, 2/7).

Namun pengacara korban memiliki keyakinan bahwa pria asal Perancis itu memang bersalah. Menurutnya pembelaan diri Dominique yang menyatakan bahwa dia melakukan hubungan seksual berdasarkan suka sama suka adalah sebuah kebohongan.

Sementara, dari kantor pusat IMF di Washington dilaporkan, lembaga keuangan itu telah memilih Christine Lagarde sebagai pengganti Dominique Strauss-Kahn. Lagarde menjadi perempuan pertama yang menduduki jabatan ini. Perempuan berusia 55 tahun ini masih menjabat Menteri Keuangan Perancis ini dan segera memulai tugas barunya di IMF pada 5 Juli.[ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya