mulyana w kusumah/ist
mulyana w kusumah/ist
RMOL. Kejahatan pemilu yang melibatkan para pelaku dari institusi pengambil keputusan pemilu terjadi, karena tidak adanya pengaturan mengenai akuntabilitas vertikal maupun horizontal.
Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Seven Strategic Studies, Mulyana W Kusumah, dalam pernyataan tertulis yang diterima Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Jumat, 1/7). Konsekuensinya, institusi penyelenggara Pemilu, baik KPU maupun Bawaslu, tidak diwajibkan untuk mempertanggungjawabkan secara kelembagaan pengambilan keputusan yang menyangkut pelaksanaan pemilu.
Mulyana berharap, UU Penyelenggara Pemilu yang akan datang seharusnya mengatur secara tegas dan rinci pertanggungjawaban pengambilan keputusan yang menyangkut pelaksanaan pemilu.
Populer
Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13
Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33
Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36
Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06
Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43
Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09
Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19
UPDATE
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:49
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:30
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:51
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:38
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:49
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:30
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:36
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:36
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:09