Berita

muhammad nazaruddin/ist

Jangan Lelet, KPK Titip Saja Pertanyaan untuk Nazaruddin!

RABU, 29 JUNI 2011 | 11:33 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Komisi Pemberantasan Korupsi dituduh tidak pernah serius untuk mendapatkan keterangan dari Muhammad Nazaruddin yang berstatus saksi dalam dua kasus dugaan korupsi dan sudah mangkir dalam semua pemanggilan.

Beberapa rekannya di Partai Demokrat yang sudah ke Singapura dan mengaku bertemu Nazaruddin, meyakini eks Bendahara Umum Demokrat itu akan pulang ke Indonesia untuk memberikan keterangan di kantor KPK. Tapi, mereka tidak mampu menjamin kapan tepatnya, karena Nazaruddin masih menjalani perawatan karena sakit jantung.

Agar tidak bertele-tele dan KPK terus membuang waktu menunggu Nazaruddin pulang, sementara proses hukum di Jakarta tetap berjalan, ada baiknya KPK memakai jalur lain.


"Karena Nazruddin belum tersangka, pemeriksaan tidak harus dilakukan di kantor KPK. Singapura dan Indonesia terikat Mutual Legal Assistance (MLA) dalam kriminal," kata pakar hukum internasional Hikmahanto Juwana kepada Rakyat Merdeka Online, Rabu (29/6).

Dengan itu, kata Hikmahanto, KPK bisa menitipkan pertanyaan-pertanyaan kepada Nazaruddin pada Menteri Hukum dan HAM yang nantinya dilanjutkan ke otoritas Singapura.

"Nanti otoritas setempat yang menyampaikan pertanyaan-pertanyaan KPK ke Nazaruddin," jelasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK, Haryono Umar, kepada wartawan di kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (6/6) memastikan, jika dibutuhkan keterangannya, Nazaruddin akan diperiksa di kantor KPK bukan di Singapura tempat dia berobat sekarang.

KPK tengah menangani dua kasus yang membelit Nazaruddin. Selain suap di Kemenpora, dia akan dimintai keterangan dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) yang juga menyeret istrinya.[ald]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Main di Kandang PSIM, Persija Menang Telak 4-0

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:49

Cukai MBDK Mulai Dipungut Semester II/2027, Target Rp1,7 Triliun

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:30

DPR Ingatkan Bijak di Ruang Digital dan Cegah Perundungan Siber

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:51

Ekspor Emas Anjlok, Bea Cukai Ungkap Perusahaan Tahan Pengiriman

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:38

Usai Dilantik, Kapolda Metro Jaya Serap Aspirasi Insan Pers

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:49

Pertamina Perkuat Ekosistem MyPertamina di MotoGP Mandalika

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:30

Tegas dan Loyal, Demokrat: Tidak Ada Nama Selain Prabowo untuk Kontestasi 2029

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:36

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

YLBHI Minta Polresta Solo Hentikan Dugaan Kriminalisasi Kasus Perdata jadi Pidana

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:36

Pertamina Perkuat Pengelolaan Sampah Mandalika Lewat Dukungan untuk Bank Sampah Putri Nyale

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:09

Selengkapnya