Berita

Syed Yusuf Raza Gilani/ist

Dunia

PM Pakistan Siap Usir Teroris

MINGGU, 26 JUNI 2011 | 10:46 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Aksi pemberontakan kembali terjadi di Pakistan. Kemarin, para pemberontak bersenjata berat menyerang kantor polisi di Provinsi Khyber Pakhtoonkhwa. Dalam aksi itu, sedikitnya 5 warga sipil dan 10 polisi tewas, sementara 12 polisi lainnya luka-luka.

Sedangkan di kota Kulachi, Distrik Dera Ismail Khan, terjadi baku tembak dan aksi bom bunuh diri.

Menteri Informasi Provinsi Mian Iftikhar Hussain mengatakan kelompok teroris ini terdiri dari delapan sampai sepuluh orang. Mereka menyerang penjaga kantor polisi dengan granat dan kemudian memasuki kantor kepolisisan. Tentara dan polisi tambahan, lanjut Hussain, dikerahkan untuk membantu polisi untuk menumpas pemberontak. Setidaknya 10 kendaraan polisi hancur selama pertempuran terjadi.


Sementara itu, Perdana Menteri Pakistan Syed Yusuf Raza Gilani mengucapkan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Dia juga mengarahkan pemerintah daerah untuk menyediakan fasilitas medis terbaik bagi korban yang terluka.

Tak hanya itu, Perdana Menteri juga mengutuk keras serangan teroris tersebut. Gilani menegaskan bahwa Pemerintah Pakistan berkomitmen memberantas elemen-elemen teroris hingga penghapusan identitas mereka dari Pakistan.

"Saya memuji kerjasama yang diberikan penduduk setempat untuk tentara mereka yang berani dalam melawan unsur-unsur anti negara (teroris)," kata Perdana Menteri Pakistan Syed Yusuf Raza Gilani dalam sebuah pernyataan, sepert dikutip dari Aljazeera (Minggu, 26/6). [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya