Berita

Ali Khamenei

Khamenei: Perangi Terorisme yang Sesungguhnya

SABTU, 25 JUNI 2011 | 19:13 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Kejahatan terorisme merupakan tanggung jawab bagi semua negara. Demikian seruan Pemimpin Tertinggi Revolusi Iran Ali Khamenei dalam sebuah pesan yang dibacakan saat pembukaan Konferensi Internasional mengenai perang global melawan terorisme yang diselenggarakan di Iran (Sabtu, 25/6).

Pesan dari pemimpin tertinggi Iran ini dibacakan oleh penasehat untuk urusan internasional Ali Akbar Velayati didepan peserta konfrensi dari 60 negara. Dalam pesannya Ali Khamenei mengungkapkan apresiasinya atas partisipasi negara-negara yang peduli untuk membahas dan meneliti terorisme yang telah berubah menjadi salah satu fenomena yang paling buruk di masyarakat dunia.

Menurut Ali Khamenei, terorisme bukanlah fenomena baru. Namun sudah dimulai dengan kemunculan isu senjata pemusnah massal di negara-negara Barat. Dan yang lebih mengerikan, lanjutnya, adalah perhitungan kekuatan 'setan dunia' yang menggunakan terorisme dalam kebijakan dan perencanaan untuk mencapai tujuan tidak sah mereka. Khameini akhirnya meminta agar negara-negara memerangi terorisme yang sebenarnya.


Khamenei menyoroti masalah zionisme yang secara kontinue melakukan tindakan terorisme di Palestina. Bahkan menurutnya, para pemimpin rezim zionisme merasa bangga dengan latar belakang mereka sebagai teroris. Amerika Serikat, Inggris dan beberapa pemerintah Barat, menurut Khamenei, memiliki catatan hitam sebagai pelaku teroris. Anehnya, kata Khamenei, saat ini mereka mengklaim memerangi terorisme.

"Mereka adalah teroris yang sama, yang pada dekade 1980an, membantai ribuan orang tak berdosa di Iran," begitu isi pesan Ali khamenei, seperti dilansir IRNA (Sabtu, 25/6).

Lebih lanjut, Khamenei menghimbau agar perjuangan melawan kejahatan yang sesungguhnya menjadi tanggung jawab semua negara dan berharap negara-negara yang menghadiri Konferensi Internasional bisa menghimpun kekuatan yang lebih besar untuk melawan terorisme global. [dem]





Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya