ist
ist
RMOL. Dua anggota Hizbullah menjadi mata-mata untuk agen rahasia Amerika Serikat Central Intelligence Agency (CIA). Pernyataan ini disampaikan pemimpin Hizbullah Sheikh Hassan Nasrullah dalam pesan video yang disiarkan kemarin (Jum'at, 24/6).
Saat ini, kata Sheikh Nasrullah, pihaknya juga tengah menyelidiki orang ketiga yang juga diduga melakukan mata-mata untuk CIA. Nasrullah mengatakan bahwa ketiga orang tersebut telah ditahan, namun apa yang mereka lakukan tidak terlalu membahayakan bagi bocornya kemampuan militer Hizbullah.
Nasrallah menuduh Amerika melakukan langkah tersebut demi Israel yang selama ini gagal menyusup ke Hizbullah sehingga membuat Israel berpaling ke CIA untuk meminta bantuan. Hal itu, kata pemimpin Hizbullah yang selalu menyampaikan pesan dari tempat yang dirahasiakan itu, menunjukkan bahwa kedutaan Amerika di Beirut menjadi pusat mata-mata untuk Israel.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Minggu, 26 April 2026 | 11:05
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Senin, 27 April 2026 | 03:59
UPDATE
Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18
Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08
Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39
Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32
Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20
Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59
Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55
Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49
Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47
Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42