ist
ist
RMOL. Negara-negara Uni Eropa yang tergabung dalam kawasan tanpa pemeriksaan imigrasi, Schengen, sekarang akan diperbolehkan untuk menerapkan kembali pembatasan emigran untuk mencegah banyaknya arus masuk para pendatang.
Para pemimpin Uni Eropa mengambil langkah tersebut untuk menanggapi tekanan yang dilayangkan Prancis dan Italia. Selama ini Prancis dan Italia harus menangani ribuan pendatang ilegal dari Afrika utara yang dilanda gejolak politik. Italia sebelumnya memperbolehkan para pendatang dari Tunisia yang lancar berbahasa Prancis untuk masuk ke wilayahnya dan kemudian meneruskan perjalanan mereka menuju Prancis.
UE akan menciptakan mekanisme baru bagi kawasan Schengen yang terdiri dari 25 negara, agar negara-negara itu bisa menerapkan kembali pemeriksaan imigrasi di perbatasan wilayah mereka jika diperlukan.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Minggu, 26 April 2026 | 11:05
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Senin, 27 April 2026 | 03:59
UPDATE
Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18
Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08
Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39
Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32
Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20
Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59
Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55
Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49
Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47
Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42