Berita

Azis Syamsuddin/ist

KNPI: Pemerintah Harus Sokong Pemuda Jauh dari Narkoba dan Terorisme

JUMAT, 24 JUNI 2011 | 13:57 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Pemerintah didesak meningkatkan kepedulian terhadap pemuda Indonesia dengan mendorong dan mendukung peran aktif pemuda dalam kegiatan-kegiatan kebangsaan yang menjauhkan diri mereka dari pengaruh buruk narkoba dan terorisme.

Hal itu disampaikan Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Aziz Syamsuddin, di sela-sela apel akbar anggota Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Indonesia (GM-FKPPI), di Lapangan Kodam Brawijaya, Surabaya.

Acara, yang bertepatan dengan momentum peringatan Hari Anti Narkoba Se-dunia yang jatuh pada hari ini, Jumat (26/6), dibuka dan dipimpin Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono dan dilanjutkan penataran tingkat purna untuk anggota GM-FKPPI.


Menurut Aziz, narkoba dan terorisme adalah dua isu utama yang wajib diperhatikan pemerintah dalam kaitan dengan kehidupan kepemudaan. Tak bisa dipungkiri banyak kaum muda Indonesia yang menjadi korban peredaran narkoba serta pelaku ideologi teror.

Berdasarkan penelaahan induk organisasi kepemudaan di Indonesia tersebut, kata Aziz, kecenderungan pemuda menjadi korban lebih diakibatkan tak terlibatnya mereka dalam kegiatan positif.

"Dalam kekosongan itu, mereka gampang tergelincir. Dampaknya harus diantisipasi. Makanya perlu peranan pemerintah melibatkan elemen pemuda dalam kegiatan positif," ucap Aziz.

Sah-sah saja bila pemerintah mengandalkan penegakan hukum dengan memperkuat kepolisian  demi meredam keterlibatan orang muda dalam narkoba dan terorisme, kata Aziz. Namun dia mengingatkan bahwa peran kepolisian terbukti masih belum mampu menghentikan masalah itu secara total.

"Harus ada pencegahan efektif dan itu harus dilakukan sejak dini melalui kegiatan positif. Tanpa peran pemerintah semua itu tidak bisa berjalan. Seharusnya setiap kegiatan pemerintah mengikutsertakan pemuda. Dari sisi materi pun sebaiknya ada bantuan dana anggaran. Peranan pemuda pun bisa diisi kegiatan positif yang nantinya akan menekan jumlah korban narkoba dan terorisme," ungkap anggota Komisi III DPR ini.

Pada saat yang sama, Sekjen DPP KNPI Sayed Muhammad Muliadi menjelaskan para peserta pengkaderan, yang berjumlah total 300 kader dari seluruh Indonesia, adalah calon pemimpin di daerah yang diharapkan segera berperan aktif di tataran legislatif, eksekutif, dan dunia usaha.

Melalui acara pengkaderan dan apel akbar, diharapkan para pemuda calon pemimpin bangsa tak melupakan nilai-nilai dasar tersebut di tengah segala kepentingan politik dan bisnis mereka. Apabila itu dilupakan, apapun yang akan dilakukan tak akan berguna karena tak bisa mencegah potensi pecahnya Indonesia sebagai bangsa dan Negara.

"Bahwa menjadi pemimpin bangsa masa depan, nilai-nilai yang harus dipegang adalah konsepsi NKRI, UUD 1945, Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika.Itu adalah harga yang tak bisa ditawar," tegas Sayed.

Dia melanjutkan FKPPI menjadi telah terbukti mampu menelurkan sejumlah tokoh nasional saat ini, diantaranya Sekjen DPP PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo, pendiri ormas Nasional Demokrat dan pemilik jaringan media massa Media Group Surya Paloh, serta Kepala Badan Pengatur Hulu dan Hilir Migas Tubagus Haryono. [zul]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Manifesto PRD 1996: Ketika Sekelompok Anak Muda Membuat Penguasa Susah Tidur

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:27

Kanada Minta Warganya Waspadai Wabah Cyclospora sebelum Bepergian ke AS

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:16

BRI Peduli Buka Jalan UMKM Mebel Sukoharjo Tembus Pasar Global

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:10

Ganti Kapolri dan Jaksa Agung Diusulkan Barengan

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:06

Kemnaker Jamin 134 Pegawai PT Amos Terima Pesangon Rp12,7 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:03

Purbaya Ungkap Alasan RI Tawarkan Pajak 0 Persen Selama 50 Tahun di PFII

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:47

KPK Sita Toyota Alphard Diduga Hadiah Proyek Bupati Lalu Ahmad Zaini

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:30

Risiko Perang Terbuka AS-Iran Meningkat Gegara Rebutan Selat Hormuz

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:23

KPK Bantah Kabar Penangkapan Gatot Heroe Hernanda

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:17

Fahira Ungkap Lima Tantangan Anak Indonesia dan Solusinya

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:12

Selengkapnya