yunarto wijaya/ist
yunarto wijaya/ist
RMOL. Hasil survei Lingkaran Survei Indonesia terbaru yang menempatkan Golkar sebagai partai peraih suara tertinggi melampaui raihan Partai Demokrat, dinilai tak obyektif memotret realita perpolitikan nasional. Suara Demokrat turun sebanyak lima persen karena imbas kasus yang melilit mantan Bendahara Umum Demokrat, Muhammad Nazaruddin.
Menurut Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya, harus diakui memang terjadi penurunan tingkat elektabilitas Partai Demokrat pasca merebaknya isu korupsi yang diduga melibatkan sejumlah petinggi partai berlambang bintang mercy tersebut.
Dia mengutip survei dari Lembaga Survei Indonesia periode Januari 2010 yang menunjukkan penurunan elektabilitas 5 persen dari raihan suara Partai Demokrat pada pemilu 2009 lalu sebesar 20,5 persen.
Populer
Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37
Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16
Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15
Senin, 19 Januari 2026 | 15:23
Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27
Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35
Senin, 26 Januari 2026 | 00:29
UPDATE
Selasa, 27 Januari 2026 | 14:13
Selasa, 27 Januari 2026 | 14:11
Selasa, 27 Januari 2026 | 13:56
Selasa, 27 Januari 2026 | 13:48
Selasa, 27 Januari 2026 | 13:40
Selasa, 27 Januari 2026 | 13:35
Selasa, 27 Januari 2026 | 13:31
Selasa, 27 Januari 2026 | 13:21
Selasa, 27 Januari 2026 | 13:15
Selasa, 27 Januari 2026 | 13:04