Berita

Website Bekas Kantor Sri Mulyani Diserang Lagi

MINGGU, 12 JUNI 2011 | 11:29 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. International Monetary Fund IMF mengakui sistem jaringan informasi mereka telah menjadi target sasaran serangan hacker. Pejabat di lembaga itu khawatir IMF mengalami nasib seperti awal tahun ini, yaitu saat serangan hacker mengakibatkan kerusakan yang cukup besar terhadap sistem mereka.

Dalam serangan kali ini, petugas keamanan sistem jaringan mengatakan bahwa hacker mencoba masuk ke sistem mereka dengan menciptakan sebuah file perangkat lunak yang jika terinstal ke dalam sistem jaringan lembaga tersebut muncul sebagai pihak luar yang tidak terdeteksi.

Sebagai sebuah lembaga ekonomi, IMF menyimpan sejumlah data ekonomi yang sensitif dari berbagai negara. Namun mereka mengatakan bahwa saat ini sistem jaringan teknologi informasi di lembaga itu telah berfungsi kembali tanpa gangguan.


"Saya dapat pastikan bahwa kami tengah menyelidiki peristiwa ini dan saya tidak dalam posisi untuk menjelaskan lebih jauh tentang kejadian yang berkaitan dengan sistem keamanan jaringan kami," kata Juru Bicara IMF, David Hawley seperti dikutip New York Times (Minggu, 12/6).

Sebelumnya ada laporan yang mengatakan bahwa para pegawai IMF telah mendapat pemberitahuan melalui email pada hari Rabu lalu (8/6) mengenai adanya sebuah file penyusup dalam sistem mereka yang mampu melakukan transfer data dan membuka sejumlah informasi dari sistem yang ada pada IMF. Namun IMF tidak memberitahukan peristiwa ini kepada masyarakat luas.

Seorang ahli keamanan dalam bidang teknologi informasi yang tidak ingin disebut namanya mengatakan bahwa hacker yang melakukan ini terhubung dengan sebuah negara namun serangan seperti ini agak sulit untuk bisa terlacak.

Akibat kejadian ini lembaga lain yang terhubung dengan IMF seperti Bank Dunia langsung memutus sambungan sistem jaringan informasi mereka yang terhubung dengan IMF. IMF adalah salah satu institusi internasional tempat mantan Menteri Keungan Indonesia, Sri Mulyani, pernah bekerja. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya