Berita

ilustrasi/ist

Pakistan Kembali Diguncang Bom

MINGGU, 12 JUNI 2011 | 10:17 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Pakistan kembali diguncang bom. Kali ini dua buah ledakan terjadi di sebuah pasar yang terletak di wilayah barat laut Peshawar. Sedikitnya 34 orang tewas dan 90 orang lainnya luka-luka.

Menurut keterangan polisi setempat, ledakan terjadi dini hari tadi (Minggu, 12/6) di wilayah sejumlah partai politik dan perumahan militer berada. Serangan di kawasan ini memang terus meningkat pasca operasi penangkapan yang mengakibatkan Osama bin Laden terbunuh oleh pasukan Amerika Serikat bulan lalu.

Seperti dilansir BBC, pejabat senior Kepolisian Peshawar Dost Mohammed mengatakan ledakan pertama terjadi pada dini hari tadi relatif kecil dan telah diamankan oleh petugas dan juga sempat diliput oleh sejumlah wartawan. Namun beberapa menit kemudian ledakan yang jauh lebih besar terjadi dan mengakibatkan kerusakan yang parah serta sejumlah warga mengalami luka.


Serangan bom sebelumnya juga menyerang Pakistan di daerah yang sama pada Kamis (9/6). Menurut keterangan polisi, dalam peristiwa ledakan yang terjadi pada Kamis lalu itu, alat peledak ditanam di dekat tumpukan sampah yang terletak dipinggir jalan raya dan menggunakan alat pemicu ledakan jarak jauh atau remote control.

Tak kurang dari 18 orang mengalami luka serius akibat ledakan tersebut. Menurut kepolisian, kebanyakan dari mereka adalah perempuan dan anak-anak. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya