Berita

Muammar Khaddafi/ist

Musuh Khaddafi Minta Inggris Kirim Apache

SABTU, 11 JUNI 2011 | 22:50 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Setidaknya 31 orang tewas dan 150 orang luka-luka dalam serangan artileri berat yang dilancarkan oleh tentara Kolonel Muammar Khaddafi sejak Jumat (10/6). Serang ini merupakan gempuran yang paling dahsyat terhadap kota itu sejak diambil alih oleh pemberontak.

Dilansir BBC (Sabtu, 11/6), seklalipun tidak ada pertanda yang menunjukkan perang beranjak ke fase baru, namun para pejuang pemberontak di Misrata secara terbuka memperlihatkan ketidaksabaran mereka terhadap dukungan NATO.

Koordinator NATO yang selama ini mendukung pemberontak Khadaffi, Fatih Bashagha berharap helikopter tempur Apache Inggris segera dikirim ke Misrata. Karena selama seminggu sejak dikerahkan ke Libya tidak terlihat kehadiran Apache sampai ke kota itu. Selain itu, tidak banyak terlihat serangan udara oleh pesawat-pesawat tempur kelas tinggi NATO di Misrata dalam pekan ini.


Sementara itu, Perdana Menteri Turki, Recep Tayyip Erdogan, mengatakan kepada televisi Turki bahwa dia sudah menawarkan kepada Kolonel Khaddafi satu jaminan jika dia meninggalkan Libya, Turki akan menolong dia pergi ke mana saja yang dia mau. Namun, Erdogan mengatakan dia tidak memberikan tanggapan apapun dan juga tidak akan menjelaskan jaminan seperti apa yang ditawarkannya. [dem]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya