Berita

ilustrasi

Serangan Aparat Bikin Rakyat Suriah Ngungsi ke Turki

SABTU, 11 JUNI 2011 | 15:18 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Sedikitnya 28 orang tewas dalam bentrok terbaru antara massa demonstran antipemerintah dengan aparat keamanan di berbagai tempat di Suriah.

Tank-tank aparat telah melepaskan tembakan di Maarat al-Numan, daerah bagian utara Suriah yang menyebabkan sejumlah demonstran tewas dan banyak di antaranya yang mengalami luka-luka.

Tindak kekerasan itu terjadi, ketika pasukan pemerintah mulai melancarkan operasi militer di kota kecil di dekat Maarat al-Numan. Ini dilakukan militer pemerintah setelah sebelumnya polisi mengatakan bahwa 120 personil keamanan terbunuh di wilayah tersebut.


Dilaporkan 15 orang aktivis di antaranya tewas di Provinsi Idlib, bagian utara Suriah. Kebanyakan dari mereka terbunuh di Maarat al-Numan, di mana tank-tank aparat keamanan membabi-buta menembaki masa demonstrasi. Tak hanya dengan tank, aparat keamanan juga menggunakan helikopter untuk membubarkan demonstran dengan menembaki mereka.

Sementara itu, lima demonstran anti pemerintah terbunuh di kota pesisir Latakia dan di sekitarnya. Dua warga tewas di tangan aparat keamanan di Provinsi Deraa dan empat lain terbunuh di distrik Qaboun di ibukota, Damaskus.

Demonstrasi massal untuk menentang rezim Presiden Bashar al-Assad bergulir sejak bulan Maret dan belakangan menjadi peristiwa mingguan pasca salat Jumat. Lembaga-lembaga pembela HAM mengatakan lebih dari 1.300 orang meninggal ketika pemerintah mencoba membungkam aksi penentangan, kebanyakan dari mereka warga sipil tidak bersalah. Pemerintah Suriah menepis jumlah yang dipublikasikan aktivis HAM dan menyatakan bahwa sekitar 500 orang personil keamanannya telah tewas dalam insiden di Suriah yang terjadi Maret lalu.

Kini, ratusan warga sipil pergi mengungsi ke Turki untuk menyelamatkan diri dari serangan tersebut. Kondisi ini membuat PM Turki Recep Erdogan yang sebelumnya malas mengkritik pemerintahan Suriah terpanggil untuk melakukan sebuah pernyataan sikap. Dalam sebuah wawancara yang dikutip oleh kantor berita resmi Turki, Recep mengatakan bahwa rezim Assad telah melakukan kekejaman terhadap demonstran anti pemerintah.

"Mereka tidak bertindak secara manusiawi. Ini adalah kebiadaban," ujar PM Turki Erdogan seperti dilansir BBC (Sabtu, 11/6). [dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya