Berita

sby/ist

RESHUFFLE KIB II

SBY Harus Eksekusi Omongannya dengan Zaken Cabinet!

KAMIS, 09 JUNI 2011 | 20:28 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Setidaknya ada dua hal yang disampaikan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat memberi kuliah umum pada acara Forum Pemimpin Muda Indonesia 2011, di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (9/6). Pertama, SBY menyebut seorang pemimpin wajib memiliki tujuan yang akan dicapai dalam setiap kepemimpinanya dan kedua, tujuan-tujuan tersebut harus dicapai dengan cara-cara yang baik.

Guru besar Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI), Prof Dr Iberamsjah, menyarankan sebaiknya apa yang disampaikan SBY dihadapan 1.000 tokoh muda itu juga dilakukannya. SBY, katanya, secepatnya harus menerjemahkan pidato yang terkesan normatif itu ke dalam pemerintahan yang tengah dikendalikannya.

"SBY harus membuat langkah-langkah yang benar-benar nyata," katanya saat dihubungi Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Kamis, 9/6).


Langkah apa yang harus dilakukan SBY? Iberamsjah sendiri memberi sinyal agar tujuan kepemimpinan SBY bisa dicapai, maka SBY mesti mengocok ulang kabinetnya. Agar tujuan negara bisa tercapai maka SBY harus membuat kabinet yang benar-benar zaken cabinet (kabinet ahli), bukan kabinet campur aduk hasil dari tawar menawar politik.

"Kalau memang itu (reshuffle) yang mau dilakukan langsung dikerjakan. Jangan hanya bicara. Seperti Pak Harto, langsung eksekusi," tutupnya.

Sejumlah kalangan menilai, sambutan SBY di Hotel Ritz Carlton, siang tadi,  dilataribelakangi oleh munculnya kembali wacana reshuffle. Sebelum libur pekan lalu, kabarnya wacana reshuffle kabinet kembali ramai dibicarakan di kalangan partai-partai pendukung SBY dan kalangan internal pemerintahan. [dem]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya