Berita

turunkan sby/ist

Kata Sujai, Semua Omongan SBY Hanya Pepesan Kosong

MINGGU, 05 JUNI 2011 | 17:42 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Kepemimpinan SBY dirasa sebagian masyarakat Indonesia khususnya kalangan rakyat kecil dirasa belum mengena. Bahkan SBY tidak pantas menjadi seorang Presiden.

Sikap acuh terhadap kepemimpinan SBY ini diutarakan oleh seorang pengamen bernama Anto yang biasa beroperasi di wilayah Melawai, Grogol, dan Bundaran HI.

Memang pemerintahan SBY pernah memberikan program Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada rakyat kecil.


"Itu agak membuat rakyat kecil sedikit senang. Namun kini sudah tidak lagi ada," kata Anto saat ditemui Rakyat Merdeka Online di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (5/6).

Namun demikian, Anto masih berfikir bijak soal pemerintahan SBY. Katanya,  tidak semua orang membenci SBY. Ada sebagian orang yang masih kagum dengan citra SBY.

"Kata ibu-ibu sih ganteng (wibawa)," ujar Anto yang berpenghasilan bersih Rp 20 ribu perhari ini.

Berbeda dengan Anto yang masih memberikan penilaian positif kepada SBY, Sujai, supir yang berpenghasilan Rp 1 juta perbulan mengkritik keras SBY. Kata dia, SBY mengalami krisis kepercayaan karena tidak bisa menegakkan hukum dan tidak bisa mengentaskan kemiskinan.

"Kepercayaan rakyat terhadap SBY telah menurun. Semua yang diomongkan SBY hanya pepesan kosong," ujar Sujai.[arp]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya