Berita

baba ramdev/ist

Dunia

Baba Ramdev Mogok Makan Lawan Koruptor

SABTU, 04 JUNI 2011 | 16:14 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Skandal korupsi yang kian menggurita di tubuh pemerintahan membuat pemeditasi populer India, Baba Ramdev melakukan aksi mogok makan.

Mogok makan ini adalah kampanye untuk menekan praktik korupsi dan penimbunan harta yang terjadi di negara tersebut. Tak hanya itu, dia juga menyerukan hukuman mati bagi pejabat pemerintah yang korup.

Sebelumnya melakukan aksi tersebut, pemeditasi yang sehari-hari tampil di layar televisi ini, telah melakukan pertemuan dengan empat menteri India. Namun, menurut Ramdev, pertemuan tersebut belum mencapai sebuah kesepakatan. Alasannya, hukuman bagi koruptor tidak bisa diputuskan dalam waktu satu hari.


Menurut Ramdev, Pemerintah India hanya mengatakan bahwa bentuk hukuman bagi koruptor akan meningkat secara substansial. Namun, pemerintah India bungkam terhadap tuntutan hukuman gantung bagi pejabat yang terbukti melakukan korupsi.

"Perang melawan korupsi tidak akan mudah. Karena orang-orang yang mendapatkan manfaat dari korupsi sangat kuat (di pemerintahan). Saya siap untuk berpuasa, tidak hanya tiga hari tetapi selama 30 hari persembahan untuk orang-orang yang kelaparan di negeri ini," kata Ramdev seperti dilansir kantor berita resmi India Samachar, (Sabtu, 4/6).

"Ada kemarahan rakyat yang kuat di negeri ini. Mereka menginginkan (adanya) tindakan segera," tandasnya. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya