Berita

ilustrasi/ist

Bursa Lapangan Kerja dan Usaha LPDB-KUMKM Berpotensi Menyerap 23 Ribu Orang Tenaga Kerja

SELASA, 31 MEI 2011 | 23:06 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Jumlah pengunjung "Franchise Expo 2011 Bursa Lapangan Kerja dan Usaha Melalui Pola Franchise Dengan Dukungan Pembiayaan LPDB-KUMKM" mencapai 20.774 orang.
 
Potensi penyerapan tenaga kerja dihitung dari jumlah calon tenaga kerja yang mendaftar pada 120 franchise tersebut selama 3 hari berturut-turut berjumlah 1.647 orang, ditambah dengan jumlah calon pewaralaba yang mencapai 5.339 orang. Dengan asumsi tiap franchise mempekerjakan 4 orang tenaga kerja, maka total tenaga kerja yang diserap oleh 120 franchise mencapai 23.000 orang.

Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) Kemas Danial mengatakan program ini merupakan program kerja nyata LPDB-KUMKM dalam mendukung program pemerintah terutama dalam perluasan lapangan kerja, mengurangi pengangguran dan pengentasan kemiskinan.


“Melihat antusiasme dan membanjirnya jumlah pengunjung bursa kerja dan usaha bukan tidak mungkin LPDB-KUMKM mengadakan kegiatan seperti ini lagi di tahun-tahun mendatang,” tambah Kemas Danial.

Meskipun ini merupakan kegiatan perdana LPDB-KUMKM, Kemas Danial optimis tingkat pengangguran dan angka kemiskinan dapat berkurang melalui kegiatan-kegiatan nyata seperti ini.

Antusias Masyarakat
franchise yang ramai didatangi pengunjung bahkan hingga hari terakhir penutupan pameran dan bursa kerja.

Selain acara bursa kerja dan usaha, acara ini turut dimeriahkan dengan kehadiran artis-artis ibukota seperti, Nidji, Ello, Penari Swara Mahardhika, Obama Band, Nikki Band, Lovender, serta artis-artis dari Koperasi Pekerja Seni Indonesia (KOPSI). Artis KOPSI yang hadir seperti Iis Sugianto, Camelia Malik, Neneng Salmiah, Harry De Fretes, Mark Sungkar, Endang S Taurina, Diana Nasution dan lain sebagainya.

Harapan ke depan, dengan adanya program franchise ini dapat menyerap lebih banyak angkatan kerja dan menekan angka kemiskinan. Implikasinya bukan hanya untuk perkuatan ekonomi mikro dan kecil, namun juga perkuatan ekonomi nasional.[arp]

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Wall Street Kompak Hijau Berkat Lonjakan Saham AI

Selasa, 17 Maret 2026 | 08:03

Krisis Energi Kuba: Blokade Minyak AS Picu Pemadaman Listrik Nasional

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:45

Festival 1000 Berkah: Dari Sampah Plastik Menjadi Paket Pangan untuk Sesama

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:35

Ancaman Inflasi Global Tekan Harga Emas Dunia ke Bawah Level 5.000 Dolar AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:22

Pasar Eropa Bangkit dari Tekanan, STOXX 600 Ditutup Hijau

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:07

Melawan atau Hanyut dalam Tekanan

Selasa, 17 Maret 2026 | 06:43

Negara Harus Petakan Pola Serangan KKB di Papua Demi Lindungi Warga

Selasa, 17 Maret 2026 | 06:23

Pedro Sanchez Warisi Politik Bebas Aktif Bung Karno

Selasa, 17 Maret 2026 | 05:59

TNI AL Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Pesisir Tangerang

Selasa, 17 Maret 2026 | 05:45

SPPG IFSR Gelar Program Makan Berbuka Gratis Tanpa APBN

Selasa, 17 Maret 2026 | 05:22

Selengkapnya