RMOL. Klub asal Inggris, Manchester United masih menyisakan dendam kepada Barcelona, klub sepak bola yang menjuarai Liga Spanyol tahun ini. Pasalnya, pada laga final Liga Champion dua tahun lalu di Roma, jawara Liga Inggris itu dibekuk Barcelona.
Saat itu tim yang berjuluk "setan merah" ini dibuat tak berdaya oleh permainan cantik yang diterapkan pemain Barcelona. MU pun menyerah melalui dua gol yang disarangkan Samuel Eto'o dan Lionel Messi.
Kendati demikian, pelatih MU Sir Alex Ferguson mengatakan pertarungan di Stadion Wembley dalam partai final Liga Champions, (Minggu, 29/5) dini hari, bukanlah ajang membalas dendam kepeda El Barca, julukan Barcelona.
Ferguson menekankan bahwa permainan MU mengalami banyak perubahan dari tahun lalu. Saat ini MU, lanjut Ferguson, dalam keadaan sangat fokus dan telah melakukan persiapan dengan baik.
Menanggapi banyaknya pendapat yang menilai MU akan kalah dalam final nanti, hal itu justru menjadi penyemangat tersendiri bagi Fergie, sapaan pelatih kawakan tersebut. Terlebih tempat pertandingan adalah simbol kebesaran sepak bola Inggris. Para punggawa setan merah tentu akan berjuang keras menjaga nama baik Wembley. Fergie juga mengatakan bahwa bermain di stadion termegah di Inggris tersebut merupakan kebanggan tersendiri bagi para pemain.
"(Memang) menurut taruhan kita (MU) adalah
underdog," tukas Fergie, dikutip dari situs resmi UEFA (Sabtu, 28/5).
[zul]