Berita

Alassane Ouattara/ist

Dunia

Dilantik Hari Ini, Ouattara Undang 23 Kepala Negara

SABTU, 21 MEI 2011 | 16:08 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Pemenang pemilu Pantai Gading, Alassane Ouattara, akan dilantik sebagai Presiden Pantai Gading pada hari ini (Sabtu, 21/5). Pelantikan ini diharapkan dapat menyatukan kembali Pantai Gading setelah krisis politik berdarah dan sebagai awal dari sebuah proses rekonsiliasi yang merupakan kunci untuk pemulihan negara.

Ouattara berjanji untuk mempromosikan rekonsiliasi di negaranya. Ia akan menjadikan momen upacara pelantikan untuk memperkuat legitimasinya sebagai presiden setelah terjadi perebutan kekuasaan dengan presiden Gbagbo yang berujung pada aksi kekerasan di negara tersebut.

Sebelumnya, Ouattara telah memenangkan pemilu presiden pada 28 November tahun lalu setelah mengalahkan Presiden Laurent Gbagbo. Penolakan Gbagbo untuk mengakui kekalahannya menyebabkan Pantai Gading terpecah menjadi dua. Perpecahan yang terjadi menyebabkan aksi kekerasan yang telah menewaskan 3000 orang dalam kurun waktu enam bulan.


"Pelantikan ini menandakan satu titik awal bagi Pantai Gading yang baru. Tuan Ouattara akan menerima berkah dari semua rakyat Pantai Gading dan menunjukkan kepada dunia internasional ia dipilih sebagai kepala negara (Pantai Gading) secara utuh," kata jurubicara Ouattara, Anne Puloto, seperti dikutip AFP (Sabtu, 21/5)

Ia berharap, pemerintahannya mendapat dukungan dari dunia internasional. Untuk mewujudkan hal tersebut dia mengundang 23 kepala negara, sebagian besar para pemimpin Afrika. Presiden Perancis, Nicolas Sarkozy, juga termasuk di dalam undangan.

Selain Perancis pernah menjajah Pantai Gading, pasukan Perancis juga membantu menggulingkan mantan penguasa Laurent Gbagbo. Tercatat juga bahwa Ouattara mengundang Sekjen PBB Ban Ki-moon dalam pelantikannya.[ald]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya