Berita

megawati/ist

Megawati Jadi Pembicara Kunci dalam Acara Forum Budaya Dunia di China

SELASA, 17 MEI 2011 | 07:15 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Mantan Presiden RI, Megawati Soekarnoputri, mendapat kehormatan untuk menjadi keynote speaker dalam World Cultural Forum yang dilaksanakan di Suchou, Provinsi Jiangsu, China dari tanggal 18-20 Mei 2011.

Pagi ini (Selasa, 17/5), Megawati berangkat dari Jakarta menuju China. Megawati disertai oleh Ketua DPP PDI Perjuangan I Made Urip dan Wasekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.

World Cultural Forum (WCF) yang digelar di China bertujuan membangun saling pengertian dan rasa saling percaya di antara bangsa-bangsa untuk membangun peradaban dunia, dan memperkuat kerjasama budaya antar bangsa. WCF juga dilaksanakan untuk meminimalisir dan mengatasi benturan kebudayaan sebagai dampak globalisasi. Melalui forum ini, diharapkan dapat dibangun suatu tatanan dunia yang lebih harmonis, lebih damai, sertai disertai penghormatan terhadap keanekaragaman budaya yang menjadi ciri setiap bangsa.


WCF yang pertama kali diadakan ini akan diikuti lebih dari 500 peserta dari seluruh dunia, dan dilaksanakan melalui dukungan dari Kementerian Kebudayaan Republik Rakyat China.

Megawati menilai WCF tersebut sangat penting untuk menjelaskan prinsip-prinsip kerjasama kebudayaan yang seharusnya juga dipelopori oleh Indonesia. Apalagi kemerdekaan Indonesia juga ditujukan untuk membangun persaudaraan dunia. Cita-cita kemerdekaan ini seharusnya mendorong bangsa Indonesia untuk secepatnya bangkit mengatasi berbagai persoalan yang ada.

Dalam kesempatan tersebut, Megawati juga akan mengadakan kunjungan persahabatan dengan tokoh-tokoh politik dan kebudayaan China. Hal ini mengingat sejarah dan hubungan Indonesia dan China yang sudah terbangun sejak lama. Bahkan sejarah peradaban Indonesia dan China menunjukkan kuatnya tradisi, yang tidak hanya dalam aspek perdagangan, namun menunjukkan kuatnya silang budaya dan sejarah peradaban yang saling memperkaya di antara kedua bangsa. [yan]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya