Berita

Mahmoud Ahmadinejad/IST

OSAMA TERBUNUH

Ahmadinejad Ragukan Klaim Amerika

MINGGU, 15 MEI 2011 | 18:08 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Banyak orang masih meragukan kebenaran klaim Amerika Serikat  (AS) yang  telah membunuh Osama bin Laden dan membuang jenazahnya ke laut.

Pasalnya klaim tersebut memiliki banyak kejanggalan.

Bahkan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad meragukan keberhasilan itu. Dia mengatakan bahwa Osama bin Laden sudah berada di tangan pasukan militer AS jauh sebelum dibunuh dan peristiwa pembunuhan yang terjadi hanyalah skenario dari  negara paman Sam.


Ahmadinejad juga menyebut Presiden AS Barack Obama dengan sengaja menyebarkan klaim bahwa militer negara itu telah membunuh Osama. Menurutnya, ada dua alasan mengapa Obama melakukan hal tersebut. Pertama, sebagai isyarat bagi publisitas Obama dalam rangka untuk menyenangkan dan menarik opini publik AS dalam pemilihan presiden mendatang.

Hal serupa pernah dilakukan oleh pendahulu Obama, George W. Bush yang telah menginvasi negara-negara Arab untuk menyelamatkan ekonomi AS dan memenangkan suara rakyat Amerika.

"Mereka (Amerika Serikat) membunuh orang-orang bukan untuk memberantas kelompok teroris, tetapi untuk memenangkan suara rakyat Amerika," ujar Ahmadinejad seperti dilansir IRNA (Minggu, 15/5).

Alasan yang kedua, kata dia, Obama yang ingin menarik pasukannya dari Afghanistan, Obama seolah-olah ingin menunjukkan kepada rakyatnya bahwa ia telah mengakhiri perang setelah menyingkirkan 'Orang yang paling dicari di AS'.

Ahmadinejad menambahkan bahwa zaman dari arogansi dunia dan sistem hegemoni telah berakhir. Negara-negara didunia harus mempersiapkan diri untuk hidup berdampingan dengan penuh rasa keadilan. [dry]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya